Kunci Sukses Mendapatkan Benih Sawit Unggul Investasi Yang Sering Terlupakan (Bagian LXXXI)

“Saya dukung”, seru Pak. Harto kala itu, dengan penuh keyakinan. Ternyata Pak. Harto tidak hanya menyetujui namun juga terlihat sangat antusias dengan rencana tersebut. Dan dengan sepenuh hati ia menyatakan dukungannya. Rupanya sudah lama beliau mengimpikan memiliki kebun benih sawit. Alasannya, menurut Arie, karena benih sawit menyangkut kebutuhan khalayak banyak, sehingga klop dengan rencana yang diajukan.

Namun Pak. Harto menekankan agar pembangunan kebun benih ini jangan setengah-setengah. “Jangan nanggung”, ungkap beliau sebagaimana dikenang Reza. Ini juga mengingatkan, jika nantinya benih bakal disalurkan kualitasnya harus terjamin. Lebih baik memasarkan sedikit tetapi terjamin kualitasnya, dari pada banyak tetapi kualitas buruk malah merugikan masyarakat.

Antusiasme Pak. Harto ternyata tidak pernah redup. Saat Mekarsari mulai memanam bakal tanaman induk asal Sasaran Ehsan Utama, beliau tidak henti-hentinya memantau. Bahkan suatu ketika, beliau pernah menghitung secara manualjumalah pohon sawit yang akan ditanam dikebun. Setiap berkunjung ke kebun beliau selalu menanyakan perkembangan tanaman sawit, apakah pertumbuhannya baik? Apakah tanamannya terkena hama pernyakit? Apakah pupuknya memadai?

Sumber: Hendra Halomoan Sipayung, Tony Liwang

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp