Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Tidak Lebih Luas Dibandingkan Dengan Negara-negara Lain

Dalam priode 2010-2015 semisal, rata-rata luas kebakaran hutan dan lahan pertahun di berbagai negara masih tetap tinggi bahkan sebagian besar lebih luas dibandingkan dengan Indonesia. Luas kebakaran hutan dan lahan di Rusia mencapai sekitar 2,3 juta hektar setiap tahun. USA mencapai sekitar 2,2 juta hektar, Australia 236 ribu hektar, Spanyol 107 ribu hektar dan portugal 84 ribu hektar. Luas kebakaran hutan dan lahan negara-negara tersebut lebih besar dibandingkan rataan Indonesia yakni sekitar 64 ribu hektar per tahun.

Data-data tersebut menunjukan bahwa kebakaran hutan dan lahan global bukan spesifik negara, bukan spesifik ekosistem dan bukan pula spesifik industri/komoditas, melainkan fenomena global yang terjadi pada hampir setiap negara setiap tahun.

Luas Kebakaran Hutan di Indonesia dan Negara-negara Lain (Hektar)

Negara 2011 2012 2013 2014 2015 Rata-Rata
USA* 326.947 3.688.656 1.722.870 1.435.024 4.050.060 2.244.711
Rusia 1.636.232 1.900.000 1.416.659 3.738.207 2.875.350 2.313.290
Portugal 73.813 110.231 152.756 19.929 64.443 84.234
Spanyol 102.161 226.125 58.985 46.721 103.200 107.438
Perancis 9.400 8.600 3.608 7.493 11.160 8.052
Italia 72.004 130.184 29.076 36.125 41.511 61.780
Yunani 29.144 59.924 46.676 25.846 64.443 45.207
Polandia 2.678 7.235 1.289 2.690 5.510 3.880
Swedia 945 483 1.508 14.666 594 3.639
Australia 7.500  – 174.000 518.186 245.980 236.417
Indonesia** 2.612 9.606 4.918 44.546 261.060 64.548

Sumber: European Commission, 2016 * USA-NOAA, National Center for Environmental Information ** Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Negara-negara yang memiliki teknologi dan peralatan terbaik, memiliki manajemen, pemerintahan dan dana yang kuat serta etos masyarakat yang mempuni seperti USA, Australia, dan negara- negara Eropa, ternyata juga tidak mampu mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, kebakaran hutan dan lahan juga tidak terkait dengan ada tidaknya lahan gambut,dan ada tidaknya perkebunan kelapa sawit. Rusia, USA, Australia, Portugal, Spanyol, dan Itali tidak memiliki perkebunan sawit, namun luas kebakaran hutan dan lahan juga terjdi bahkan lebih luas dibandingkan Indonesia.

Hal yang menarik lagi untuk dipelajari adalah distribusi kebakaran berdasarkan sektor/land use. Sebagian besar yakni 70 persen kebakaran yang terjadi di Eropa dan Afrika Utara adalah berupa hutan, hutan tanaman dan lahan kosong (natural land) dan sekitar 29 persen kebakaran terjadi pada lahan pertanian. Hal ini menunjukan bahwa kawasan hutan adalah land use yang paling luas dominan terbakar disetiap negara. Lahan pertanian juga cukup banyak terbakar pada hampir setiap negara Eropa maupun Afrika Utara. Hal ini menarik untuk didiskusikan apakah para petani di negara-negara maju seperti Eropa juga memiliki kebiasaan seperti petani Indonesia? Ataukah pertanian merupakan korban rembetan kebakaran hutan?

Sumber: Mitos vs Fakta, PASPI 2017

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp