Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi Dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian XL)

Ekspor Minyak Rape (Rapeseed Oil). Rapeseed oil merupakan sumber nabati terpenting ketiga dengan minyak sawit dan soybean oil. Kontribusi semakin nyata setelah tahun 1990-an, seiring dengan meningkatnya konsumsi minyak nabati dunia. Tahun 1964, perdagangan rapeseed oil di pasar minyak dunia adalah 8 juta ton. Jika dibandingkan dengan total produksi pada tahun yang sama, yakni 1044 juta ton, maka rapeseed lebih dominan memenuhi konsumsi domestik negara produsen masing-masing (terutama China dan India).

Tahun 1980, total ekspor mencapai 219 juta ton dan negara eksportir utama adalah Canada, dengan pangsa ekspor 90,41%. Sejak tahun 1972 hingga 2013, Canada merupakan negara eksportir utama rapeseed oil dunia, dengan rata-rata kontribusi 74,29%. Disamping itu, beberapa negara eksportir lainnya adalah Uni Eropa (sejak 1999) dengan pangsa rata-rata 12,65% dan Amerika Serikat (sejak 1989) dengan pangsa rata-rata 7,6%. Laju (growth) ekspor ketiga negara eksportir masing-masing adalah Canada 17,82% per tahun, Uni Eropa 10,85% per tahun dan USA cenderung berfluktuasi, dengan rata-rata laju 23,14% per tahun mencapai pangsa ekspor rapeseed oil sebesar 78,5% dari total ekspor rapeseed oil dunia, dan 21,5% dipenuhi oleh  negara eksportir lainnya, seperti Rusia 3,2%, Uni Emirat Arab 7,3%, Belarus 1,43%, Australia 2,8%. Sedangkan 2,58% lainnya dipenuhi oleh sisa negara dunia (rest of the world).

Sumber : GAPKI

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp