Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian XCV)

Bila dilihat pola pergerakan harga bulanan dalam kurun waktu Januari 2002 – Mei 2012 menunjukan bahwa harga minyak dunia mengalami peningkatan dari bulan Januari ke Desember setiap tahun. Harga terendah selalu menjadi awal kemudian meningkat terus setiap bulan sampai akhir tahun. Pergerakan harga tertinggi setiap tahun terjadi pada bulan Juni-Oktober setiap tahun.

Koefisiensi variasi (ukuran tingkat risiko) menunjukan bahwa tingkat risiko harga minyak mentah dunia cenderung berfluktasi. Tingkat risiko harga minyak mentah dunia tertinggi terjadi pada tahun 2008 sekitar 30,08% dan tahun 2009 mencapai 20,23%.

Setelah tahun 2010 sampai Mei 2012, tingkat risiko pada harga minyak mentah dunia cenderung makin kecil yakni 6,91% pada tahun 2010, 6% tahun 2011 dan 5,4% sampai dengan Mei 2012. Tingkat risiko setelah tahun 2010 jauh lebih rendah dari tingkat risiko sebelun tahun 2010. Hal ini mengindikasikan bahwa keseimbangan pasar minyak mentah dunia mulai tercapai (makin stabil).

Dengan demikian, dari analisis pergerakan harga minyak mentah dunia tersebut dapat disimpulkan bahwa: Harga minyak mentah dunia makin meningkat dari bulan ke bulan dan dari tahun ketahun. Tingkat risiko yang bersumber dari perubahan harga minyak mentah dunia cenderung semakin menurun, dan harga pada awal tahun selalu lebih rendah dari harga pertengahan maupun akhir tahun.

Sumber : GAPKI

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp