Industri Minyak Sawit Indonesia Berkelanjutan (Bagian XLVI)

Elastisitas produksi CPO terhadap PDRB non migas sentra sawit di Sumatera Utara  bernilai 1,89. Peningkatan 10 persen produksi CPO  baik secara langsung (melalui kontribusi nilai tambah) maupun secara tidak langsung (melalui multiplier nilai tambah dari sektor lain ), meningkatkan 18,9 persen PDRB non migas dikabupaten-kabupaten sentra sawit di Sumatera Utara.

Peningkatan produksi CPO berpengaruh positif dan signifikan pada PDRB non migas dikabupten-kabupaten sentra sawit di Provinsi Riau. Setiap peningkatan produksi CPO meningkatkan PDRB non migas sentra sawit di Provinsi Riau. Elastisitas produksi CPO terhadap PDRB non migas sentra sawit Riau bernilai 1,41. Peningkatan 10 persen produksi CPO akan meningkatkan 14 persen PDRB non migas sentra sawit Riau, baik memlalui kontribusi  nilai tambah CPO maupun melalui dampak multiplier nilai tambah perkebunan kelapa sawit, yang  tercipta pada sektor-sektor ekonomi lainnya.

Sebagaimana terjadi pada sentra sawit di Sumatera Utara dan Riau, produksi CPO juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB non migas sentra sawit di Sumatera Selatan. Peningkatan produksi CPO meningkatkan PDRB non migas sawit Sumatera Selatan.

Sumber: PASPI

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp