Industri Minyak Sawit Indonesia Berkelanjutan (Bagaian LV)

Pendapatan Rumah Tangga Petani Sawit Lebih Tinggi dari Petani Non Sawit

Jika dibandingkan pendapatan rumah tangga petani sawit dengan rumah tangga petani non sawit secara umum pendapatan petani sawit lebih tinggi dari pendapatan petani non sawit. Pendapatan petani sawit yang lebih tinggi dari petani non sawit juga ditemukan  Stern Review (World Growth, 2011) yakni petani sawit ($ 960-3340/Ha), petani karet ($ 72/Ha), petani padi ($ 28/Ha), petani ubi kayu ($ 19/Ha) dan petani kayu ($ 1099/Ha).

Pendapatan petani sawit yang lebih tinggi dari pendapatan petani non-sawit dapat dimaknai beberapa hal yakni: (1) Untuk meningkatakan pendapatan petani, khususnya mengatasi kemiskinan, pengguanaan lahan untuk kebun sawit lebih efektif dari pada pengunaan untuk tanaman lain; (2) Fenomena konversi lahan pertanian ke perkebunan kelapa sawit merupakan fenomena alamiah dan rasional dari sudut pandang kepentengan petani.

Mengatasi Kemiskinan dan Menciptakan Kelas Ekonomi Menengah di Pedesaan

Perbandingan pendapatan petani sawit dengan garis kemiskinan serta pendapatan per kapitanasional menunjukan bahwa jika dibandingkan pendapatan per kapita petani sawit plasma, petani sawit mandiri telah jauh diatas garis kemiskinan nasional. Bahkan pendapatan petani non sawit disekitar perkebunan kelapa sawit (petani karet, padi, sayuran) juga telah diatas garis kemiskinan meskipun jauh dibawah pendapatan petani sawit plasma maupun petani sawit mandiri.

Sumber: PASPI

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp