Indonesia Bukanlah Penyumbang Emisi GHG Terbesar Dari Komsumsi Bahan Bakar Terbesar Dunia

Indonesia bukanlah pengemisi GHG terbesar duni dari sektor energi.  Bahkan sebaliknya, Indonesia merupakan salah satu negara pengemisi terendah dari sektor energi dunia. Menurut data IEA (2016), dari emisi GHG energi dunia tahun 2014 sebesar 32.381 juta ton CO2 sebesar 28 persen dihasilkan dari China, disusul Amerika Serikat (16 persen) dan Uni Eropa/EU-28 (10 persen).

Komsumsi Indonesia dalam emisi energi dunia adalah relatif kecil hanya sekitar 1,3 persen. Dengan demikian, tidak benar Indonesia merupakan kontri butor terbesar emisi GHG dari sektor energi dunia.

Posisi Indonesia Dalam Negara-negara Pengemisi GHG Energi Global

Negara Emisi Tahun 2014
Juta Ton CO2 %
China 99.134,90 28,21
Amerika Serikat 5.176,20 15,99
EU-28 3.160,00 9,76
India 2.019,70 6,24
Russia 1.467,60 4,53
Jepang 1.188,60 3,67
Korea 567,80 1,75
Kanada 554,80 1,71
Iran 556,10 1,72
Asaudi Arabia 506,60 1,56
Brazil 476,00 1,47
Indonesia 436,50 1,35
Sisa Dunia 7.136 22,04
Dunia 32.381 100

Sumber: IEA, 2016

Mengingat 68 persen emisi GHG total dunia berasal dari emisi energi, maka untuk mengatasi masalah pemanasan global dan perubahan iklim dunia adalah menurunkan komsumsi minyak fosil dari negara-negara pengemisi terbesar tersebut di atas. Komsumsi energi dan emisi GHG negara terbesar dunia seperti China, Uni Eropa, Amerika Serikat dan india harus diturunkan untuk menyelamatkan bumi.

Sumber: Mitos vs Fakta, PASPI 2017

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp