Enny Sri Hartati Direktur Insitute for Development of Economics and Finance (INDEF) Membangun Ekonomi Berbasis Kerakyatan

Enny Sri Hartati  Direktur Insitute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai konsep ekonomi kerakyatan adalah konsep perekonomian yang cocok untuk diterapkan di Indonesia bahkan bisa menjawab kesejahteraan bagi rakyat kecil. Sistem ekonomi yang diusung oleh proklamator Indonesia yakni Muhammad Hatta ini memusatkan pembangunannya pada rakyat.

“Dulu Pak Hatta mengkonsepkan dengan bahasa sederhananya kooperatif kemudian dibahasakan konstitusi menjadi kekeluargaan dan dibahasakan ekonomi menjadi koperasi. Ini adalah suatu rangkaian bahwa pertumbuhan ekonomi harus ada modal besar tetapi juga ada koperasi,” kata Enny ketika ditemui Sawit Indonesia di kantor INDEF, Pejaten, Jakarta, pada awal Juli 2017.

Konsep ini dijewantahkan dalam pasal 33 UU 1945, yang secara umum menempatkan koperasi sebagai medium pencapaian hasil, dengan menyertakan komitmen pemerintah untuk menyelenggarakan ekonomi yang berkeadilan dan bisa menyejahterakan rakyat.

Dalam hal ini, konsep ekonomi kerakyatan tidak mengesampingkan peranan dari pasar maupun negara. Namun, koperasi mempunyai posisi tawar dan kendudukan dalam kebijakan ekonomi dengan tetap melibatkan kerja sama antara negara, perusahaan besar dan rakyat untuk saling menyokong satu sama lain. Ia mencontohkan negara Jepang yang telah berhasil membangun industri otomotif lewat pola tersebut.

Menurutnya, konsep ekonomi kerakyatan adalah sebuah ideologi jalan tengah yang digagas oleh Hatta guna menanggapi sistem ekonomi-politik sosialis dan kapitalis saat itu. Namun seiringnya waktu bahwa dua ideologi tersebut pada praktiknya hanya menguntungkan segelintir pihak tanpa memperhatikan nasib rakyat kecil.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.