Diplomasi Sawit Fokus Ke Pasar Uni Eropa

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit bersama stakeholder sawit lainnya menjalankan kegiatan diplomasi ke sejumlah negara di kawasan Uni Eropa. Tujuannya  meningkatkan ekspor produk sawit Indonesia dan memberikan informasi objektif terkait kelapa sawit kepada masyarakat Uni Eropa. Agenda diplomasi tersebut akan dilaksanakan pada 7 Oktober-18 November 2016.

Direktur Utama BPDP Bayu Krisnamurthi menyebut diplomasi ini ingin menunjukkan kepada pihak Eropa, bahwa industri sawit Indonesia memperhatikan aspek-aspek keberlanjutan dan memiliki manfaat besar dibandingkan minyak nabati lain.

“Masalahnya kita diganggu dengan kampanye negatif, sehingga bagaimana kita tunjukkan secara obyektif bahwa sawit itu punya kinerja yang baik, bermanfaat dan banyak. Maka, BPDP membutuhkan penangan intensif untuk menjaga performa pasar sawit kita dan serta membina hubungan baik dengan mereka,” kata bayu pada jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (3/10).

Dia menambahkan, bahwa BPDP tidak hanya melakukan diplomasi seorang diri, tetapi juga melibatkan stakeholder terkait seperti Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Dirjen Perdagangan Luar Negeri dan Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi).

“BPDP hanya menjadi juru bicara sebenarnya demi kepentingan sawit Indonesia secara keseluruhan. Yang terlibat ada dari kalangan petani, professional dengan latar belakang yang cukup kuat, ada Dirjen dan penguasa yang kita ajak kerja sama,” jelasnya.

Beberapa agenda diplomasi ini akan dilakukan di beberapa negara Eropa, diantaranya dengan menghadiri European Palm Oil Coference dan pertemuan forum bisnis bersama Kementrian Perdagangan dan Lingkungan Hidup (KLHK) di Warsawa Polandia.

Selanjutnya, pertemuan bisnis di Praha Ceko dan seminar PPI Wageningen ‘Sustainable Palm Oil’ di Belanda. Serta pada festival Colourful Indonesia dan forum bisnis di Paris Perancis.

Terakhir, Pertemuan dengan Asosiasi Industri Produsen Kendaraan (SIAM), Asosiasi Industri Produsen Suku Cadang Kendaraan (ACMA) pada gelaran Indonesia Expose 2016 di New Delhi India, yang dilanjutkan dengan pertemuan pada acara COP di Marrakesh, Maroko. (Ferrika)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.