Ayu Sriwahyuni, Guru Berdedikasi Untuk Pendidikan Suku Orang Rimba

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Ayu Sriwahyuni adalah pengajar yang berdedikasi bagi Suku  Orang Rimba.Tujuh tahun lamanya, Gadis Kelahiran Medan ini mengajar di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nurul Ikhlas  dimana murid-muridnya sebagian besar dari anak-anak Suku Orang Rimba.

Kerja keras dan dedikasinya ini mendapatkan apresiasi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Penghargaan yang diterima Ayu diberikan atas dedikasi dan perjuangannya mengajar di tempat terpencil. Penghargaan untuk kategori guru berdedikasi tingkat nasional tahun 2016 diserahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Hotel Grand Mercure Jakarta pada tanggal 18 Agustus 2016.

Muhadjir Effendy berpesan agar para guru tetap berjuang mendidik dan memajukan anak negeri. “Selamat kepada para peraih penghargaan, kami merasa bangga memiliki guru-guru yang berdedikasi di daerah” kata Muhadjir.

Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Kemedikbud melalui Direktorat Jenderal GTK untuk memilih Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2016. Namun yang berbeda tahun ini, penghargaan untuk guru berdedikasi baru pertama kali diadakan. Dirjen GTK, Sumarna Surapranata menerangkan bahwa pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian kepada tenaga pendidik yang telah mencurahkan dedikasinya bagi dunia pendidikan.

Ayu, panggilan akrabnya, sehari hari mengajar di PAUD Nurul Ikhlas. Sekolah yang terletak di pinggir kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi. Di sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak orang Rimba tersebut Ayu mendedikasikan dirinya sejak tahun 2009. Perjuangan gadis kelahiran 27 tahun silam ini terbilang berat. Karena, Orang Rimba pada umumnya masih enggan berpindah dari kehidupan tradisonalnya di dalam hutan. Jangankan untuk mengenyam bangku pendidikan, untuk kehidupan sehari-hari mereka masih mengandalkan dari aktivitas mencai hasil hutan.

Ayu meraih juara 2 dan berhak atas sertifikat, serta hadiah laptop dan sejumlah uang pembinaan. Ayu sebenarnya melanjutkan perjuangan Ibunya yang merupakan perintis PAUD Nurul Ikhlas. Perjuangan Ayu sebagai guru agar dapat diterima oleh Orang Rimba juga tidak mudah. Dedikasi yang tinggi dan semangat juang untuk memajukan pendidikan terus mendorong Ayu untuk tetap bertahan hingga saat ini.

Guru kelahiran Medan 27 tahun silam, anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Ratam dan Siti Aminah tersebut tinggal di Jambi sejak bangku SMP. Ayu sebenarnya melanjutkan perjuangan Ibunya yang merupakan perintis PAUD Nurul Ikhlas. Perjuangan Ayu sebagai guru agar dapat diterima oleh Orang Rimba juga tidak mudah. Dedikasi yang tinggi dan semangat juang untuk memajukan pendidikan terus mendorong Ayu untuk tetap bertahan hingga saat ini.

PAUD Nurul Ikhlas pada awalnya belum memiliki arah dan tujuan yang jelas, hingga pada tahun 2009 PT Sari Aditya Loka-1 (PT.SAL-1) salah satu grup PT Astra Agro Lestari Tbk menjadikannya sebagai sekolah binaan. Mulai saat itulah sekolah yang dipegang Ayu memiliki kurikulum yang jelas dan pembelajaran yang sesuai standar nasional. Anak Orang Rimba lulusan PAUD Nurul Ikhlas terus dibina dan diarahkan untuk melanjutkan ke sekolah dasar sekitar.

Joko Subagio, Manajer CSR Pendidikan Astra Agro menjelaskan saat ini perusahaan telah membina sekolah untuk anak-anak Orang Rimba, menyediakan guru dan memberikan beasiswa mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK, serta memberikan kesempatan untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi bagi anak Orang Rimba di sekitar perusahaan yang berprestasi.

“Melalui program CSR pendidikan, perusahaan berharap agar anak Orang Rimba mendapatkan pendidikan yang layak dan setara dengan masyarakat sekitar. Hal tersebut dapat dicapai dengan memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik sesuai standar pendidikan nasional, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan minat dan bakat yang mereka miliki,” pungkas Joko.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.