Analisa Awal Kerusakan dan Perawatan Boiler di Pabrik Kelapa Sawit Tingkatkan Efisiensi Ketel Uap Hingga Maksimum Oleh : Ir H Said Nizam Luthfi, MM (Bagian Kedua-Selesai)

KOMPONEN UTAMA BOILER

  1.  Drum Ketel:

– Sebagai “steam separators” dan“purificators”.

– Sebagai pencampur air  agar homogen.

  1. Superheater  digunakan untuk memanaskan uap jenuh yang terpisah di dalam drum uap. Dalam beberapa bagian uap tersebut hanya dipanaskan sedikit di atas titik saturasi dimana dalam bagian yang lain mungkin dipanaskan sampai temperatur yang signifikan untuk penambahan penyimpanan energi. Bagian superheater ini normalnya diletakkan dalam aliran gas yang lebih panas, di depan evaporator.

Secara pemeriksaan visual, terbentuknya kerak dipermukaan luar dan dalam pada pipa Superheater  yang akan menghambat  perpindahan panas sehingga terjadi akumulasi panas disekitar  lokasi tersebut. Terjadinya pipa superheater pecah disebabkan akibat memperoleh tekanan tinggi dan korosif disekitar pipa.

Untuk itu perlu pemeriksaan menyeluruh dan pengujian seperti :

  • Makroskospik
  • Pengujian tarik dan kekerasan
  • Pemeriksaan komposisi kimia bahan.
  • Pemeriksaan struktur Mikro
  • Pemeriksaan komposisi kerak
  1. Economizer digunakan untuk pemanasan awal feedwater sebelum uap dipindahkan melalui superheater atau steam outlet dan air keluar melalui blowdown. Pada umumnya economizer diletakkan di dalam gas yang lebih dingin pada bagian hilir (down stream) evaporator.
  2. Evaporator merupakan bagian yang berfungsi menaikkan temperatur air mencapai titik didih. Pada evaporator terjadi peristiwa perubahan fase dari cair menjadi uap.
  3. Bahan Bakar

Bahan bakar untuk boiler pabrik kelapa sawit adalah serabut (fiber) dan cangkang. Serabut adalah bahan bakar padat yang berasal dari ekstraksi daging buah (mesocarp), apabila telah mengalami proses pengolahan berwarna coklat muda, serabut ini terdapat dibagian kedua dari buah kelapa sawit setelah kulit buah kelapa sawit, didalam serabut dan daging buah sawitlah minyak CPO terkandung.

Panas yang dihasilkan serabut jumlahnya lebih kecil dari yang dihasilkan oleh cangkang, oleh karena itu perbandingan konsumsi bahan bakarnya lebih besar serabut dari pada cangkang. Disamping serabut lebih cepat habis menjadi abu apabila dibakar, pemakaian serabut yang berlebihan akan berdampak buruk pada proses pembakaran karena dapat menghambat proses perambatan panas pada pipa water wall, akibat abu hasil pembakaran berterbangan dalam ruang dapur dan menutupi pipa water wall,disamping mempersulit pembuangan dari pintu ekspansion door (Pintu keluar untuk abu dan arang) akibat terjadinya penumpukan yang berlebihan.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp