2020, Lahan Petani Mitra Asian Agri Ditargetkan 120 ribu ha

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Asian Agri lebih fokus kepada pembangunan kemitraan baik dengan petani plasma dan swadaya. Sampai 2020, luas lahan petani yang menjadi mitra perusahaan mencapai 120 ribu hektare terdiri dari 60 ribu hektare petani plasma dan kemitraan petani swadaya seluas 60 ribu hektare.

Pada tahun tersebut, luas lahan inti perusahaan mencapai 100 ribu hektare. “Untuk ekspansi kami lebih fokus kepada penggunaan lahan yang sekarang ada. Sama halnya dengan pabrik sawit belum ada rencana pembangunan pabrik baru,” jelas Freddy Wijaya, Direktur Asian Agri dalam bincang-bincang santai bersama media, di  Jakarta, Selasa (21/6).

Freddy menyebutkan perusahaan lebih tertarik untuk membangun kerjasama kemitraan dengan petani swadaya. Jumlah lahan petani plasma yang menjadi mitra seluas 21 ribu hektare hingga Juni ini. Perusahaan mengutamakan pola pendampingan kepada petani swadaya calon mitra perusahaan. Dari target 60 ribu hektare lahan petani swadaya difokuskan kepada daerah di mana terdapat lahan perusahaan antara lain Riau, Jambi, dan Sumatera Utara.

Perusahaan, kata Freddy, berpengalaman dalam program kemitraan petani plasma selama 30 tahun. Itu sebabnya,  Asian Agri optimis pola tersebut dapat diterapkan kepada para petani swadaya.

“Pendampingan kepada petani swadaya ditujukan meningkatkan produktivitas hasil perkebunan dan memberikan jaminan akses terhadap pasar,” ujar Freddy.

Pada tahun ini, perusahaan menargetkan produksi CPO sebanyak 1 juta ton di mana bisa sama seperti produksi tahun lalu. Produksi minyak sawit perusahaan berasal dari kebun inti berkontribusi terhadap produksi CPO 50%, kebun plasma dan kebun mandiri masing-masing berjumlah 25%. (Qayuum)

 

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.