Provinsi Sumsel Tertinggi Dalam Penerimaan Dana PSR

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mencatat penyaluran dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mencapai Rp 6,01 triliun dari 2016 sampai 31 Mei 2021.

Dalam presentasinya, Kabul Wijayanto, Plh Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS, menerangkan penyaluran dana PSR sebesar Rp6,01 triliun menjangkau luasan 222.948 ha di 21 provinsi.

Dari 21 provinsi peserta PSR, provinsi mana paling tertinggi dalam penyerapan PSR?

Sumatera Selatan menempati posisi pertama dalam penyerapan Dana PSR sepanjang 5 tahun terakhir. Luas perkebunan sawit yang mengikuti program PSR mencapai 39.870 Ha.

“Sumsel merupakan nomor satu paling besar luasnya penyaluran dana PSR,” jelas Kabul saat menjadi pembicara webinar bertemakan “PSR dan Peningkatan Industri Sawit Nasional”, Rabu (30 Juni 2021).

Disusul Aceh, luas lahan peserta PSR 28.988 Ha. Berikutnya Riau (27.891 Ha), Sumut (20.549 Ha) dan Jambi (15.233 Ha).

Ia mengatakan BPDPKS juga melakukan penilaian dan evaluasi penyaluran dana sehingga permasalahan di lapangan akan terselesaikan bersama.

“Program ini merupakan kerja bersama. Tidak bisa sendiri dan harus libatkan pemangku kepentingan. Kami koordinasi kementerian terkait dan pemerintah daerah yang wilayahnya menjadi tempat pelaksanaan PSR, “ungkapnya.

Menurutnya, PSR ini merupakan keberpihakan pemerintah untuk memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pemerintah menjaga stabilitas harga CPO melalui keberlanjutan mandatori B30.

160 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like