Redaksi Majalah Sawit Indonesia, Jl. Kelapa Dua Wetan Raya. Komp. PTB Blok. 1A No.11. Ciracas Jakarta Timur.

No. Telp 021-8770-6153

redaksi@sawitindonesia.com

Pupuk Npk Bio-Kimia Mpob F4 : Realstrong Khusus Kelapa Sawit

Pupuk Npk Bio-Kimia Mpob F4 : Realstrong Khusus Kelapa Sawit

Kombinasi 3 dalam 1 , Kecukupan dan Seimbangkan Kebutuhan Nutrisi Pada Tanaman Kelapa Sawit

PT All Cosmos Indonesia merilis produk pupuk NPK Bio Kimia MPOB F4 merek RealStrong yang ditujukan meningkatkan efektifitas penyerapan unsur hara oleh tanaman menjadi lebih optimal dan mengurangi kehilangan unsur hara akibat pencucian serta bermanfaat meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk NPK Bio Kimia MPOB F4 RealStrong dilengkapi unsur hara NPKMgB+TE, efektif mikroorganisme, dan bahan organik.

Selama empat tahun lamanya, Dr. Khalid B. Haron dan Ahmad Tarmizi B Mohamed dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) bekerja sama dengan All Cosmos Industries Sdn Bhd meneliti pupuk NPK Bio Kimia MPOB F4. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa pupuk NPK bio kimia MPOB F4 memiliki fungsi untuk dapat; a) menaikkan kandungan bahan organik tanah, b) meningkatkan kemampuan tanah menahan hilangnya unsur hara di dalam tanah, c) meningkatkan daya serap unsur hara oleh tanaman, d) meningkatkan produksi, e) menaikkan nilai pH tanah dan f) meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah.

Kiki PSM Munthe, Direktur PT All Cosmos Indonesia, mengatakan pupuk NPK Bio Kimia MPOB F4 ini mengandung 3 komponen utama dalam 1 pupuk. Kandungan tersebut antara lain :

  • Kandungan bahan anorganik yang menyediakan secara cukup dan lengkap unsur hara kimia (N,P,K,Mg,B+TE) untuk pertumbuhan vegetatif dan produksi buah, 
  • Bahan organik yang berasal dari bahan tanaman seperti coklat, kopi, beras, abu janjang sawit, dan palm decanter cake. Unsur hara di dalam bahan organik sangat lengkap dan dilepaskan sehingga dapat diserap oleh tanaman dengan lebih efisien dan lebih efektif. Selain itu, bahan organik dapat menstabilkan nilai pH, meningkatkan kapasitas pegang air dan meningkatkan kapasitas tukar kation. 
  • Mengandung 8 jenis efektif mikroorganisma yang mana dapat mengikat N dari udara, mengurai P dan K yang terikat pada tanah, menghasilkan hormon perangsang pertumbuhan tanaman, menghambat perkembangbiakan bakteri berbahaya dan mengurai lignin dan sellulosa, meningkatkan pertumbuhan dan pembelahan sel akar dan bermanfaat bagi perkembangbiakkan mikroorganisma.

Kandungan Pupuk NPK Bio Kimia MPOB F4 terdiri dari 70% kimia, 20% organik dan 10% Zeolite. Unsur hara kimia di dalam pupuk NPK MPOB F4 terdiri dari komposisi N:9, P2O5:6, K2O:18, MgO:2, B2O3:0,5, dan TE. Sedangkan, bahan organik yang digunakan berasal dari kopi, coklat, beras, abu janjang sawit dan palm decanter cake. Unsur mikro yang terdapat dalam pupuk ini berjumlah 17 unsur yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Keuntungan dari pemakaian pupuk NPK bio kimia MPOB F4 adalah dapat mengurangi kehilangan pupuk akibat tercuci (leaching) oleh hujan sampai dengan 30%, menghemat biaya serta tenaga kerja sampai dengan 50% dan meningkatkan produksi TBS 2 ton sampai 4 ton per hektar per tahun dibandingkan penggunaan pupuk kimia.

Tanaman sawit juga membutuhkan kondisi mikrobiologi tanah yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Pemberian pupuk Realstrong ini akan menambah jumlah populasi mikroorganisma di dalam tanah. Keberhasilan pemberian pupuk NPK bio kimia MPOB F4 akan terlihat kemunculan kotoran cacing yang menandakan kehadiran cacing. Cacing merupakan pabrik pupuk organik hidup yang menghasilkan pupuk organik yang siap diserap oleh tanaman dan memperbaiki struktur tanah sehingga menjadi gembur.

Bahan organik dapat mempengaruhi sifat fisik tanah yang mendorong peningkatan kapasitas tukar kation dan kapasitas pegang air. Tak hanya itu, bahan organik dapat membantu tanaman di kala hujan untuk penyerapan air serta mengurangi hilangnya unsur hara yang larut dalam air. Pupuk NPK bio kimia MPOB F4 dapat diibaratkan bahan organik sebagai piringnya sementara unsur NPK merupakan menu utama , dan mikroorganisme sebagai bumbu penyedap.

“Keberagaman kandungan ini akan membuat tanaman mendapatkan nutrisi yang lengkap dan seimbang sesuai dengan kebutuhan tanaman khususnya kelapa sawit,” katanya.
Penyatuan material organik dan anorganik akan meningkatkan pH. Dengan demikian terjadi efisiensi serapan hara oleh tanaman dan meningkatkan daya pegang hara di dalam tanah untuk jangka panjang sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan biologi tanah, kimia tanah dan fisika tanah. Kiki Munthe menuturkan kombinasi 3 in 1 yang terdapat dalam pupuknya tidak hanya membantu meningkatkan produksi tanaman juga membuat tanah lebih subur.

Ditambahkannya, pupuk NPK Bio kimia MPOB F4 dapat dipergunakan mulai dari pembibitan, tanaman belum menghasilkan (TBM), dan tanaman menghasilkan (TM). Pupuk ini baik digunakan untuk tanah berpasir, tanah berbatu, tanah liat, tanah berlereng, dan tanah yang memiliki kandungan humus rendah.

Aplikasi pupuk ini sebanyak tiga kali dalam setahun atau tepatnya dalam rentang waktu empat bulan tanaman dipupuk. Dosis yang diberikan berkisar 0,5 kilogram-2,5 kilogram per pokok yang bergantung kepada usia tanaman, kandungan nutrisi tanah, iklim, manajemen kebun serta target produksi TBS per hektarnya. Kiki PSM Munthe menyebutkan pemberian pupuk sebanyak tiga kali ini akan membuat penghematan dan efisiensi, karena biasanya pekebun memberikan pupuk kimia dapat mencapai 7 kali dalam setahun, itupun belum termasuk kalau menggunakan pupuk organik dan pupuk hayati. Cara pemberian setiap 4 bulan ini tentu saja menghemat biaya dan tenaga kerja.

Pupuk NPK bio kimia MPOB F4 sudah dipasarkan semenjak 2010 ke berbagai wilayah seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. PT All Cosmos Indonesia berupaya memberikan pelayanan optimal. Konsumen dapat meminta formulasi pupuk apa yang dibutuhkan guna mencukupi kebutuhan tanaman sesuai dengan hasil analisa tanah dan analisa daun. Misalkan, kata Kiki PSM Munthe, kalau di lahan pasir dan berbatu konsumen meminta persentase kandungan kandungan organik dan zeolite lebih tinggi. Pada tanaman menghasilkan konsumen meminta persentase kandungan unsur Kalium lebih tinggi, sedangkan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) persentase kandungan Nitrogen dan Fosfor lebih tinggi.

Untuk pesanan (formulasi) khusus (tailor made), PT All Cosmos Indonesia mensyaratkan minimal pembelian berjumlah 400 ton. Pupuk tailor made ini akan mempunyai kemasan yang diberikan stempel atau logo khusus bagi perusahaan pemesan. Langkah ini diambil, jelas Kiki Munthe, supaya tidak terjadi penyalahgunaan pupuk oleh pihak lain.

Kiki Munthe juga menyampaikan bahwa PT All Cosmos Indonesia juga dapat membantu perusahaan perkebunan melakukan pengambilan sample tanah dan sample daun untuk dianalisa agar menghasilkan rekomendasi dosis pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, serta kondisi tanah dan target produksi yang ditetapkan oleh manajemen.

Kiki Munthe menuturkan setiap pupuk impor yang masuk ke Indonesia harus sesuai dengan mutu yang dicantumkan. Apabila mutu tidak sesuai dengan dokumen yang ada maka pihak Bea Cukai tidak akan memberikan izin masuk ke Indonesia. Setiap pupuk yang masuk ke Indonesia harus melalui uji mutu yang dilakukan oleh laboratorium uji mutu yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia. Sehingga kualitas pupuk impor khususnya pupuk impor lebih terjamin. Oleh karena itu, All Cosmos Industries Sdn Bhd sebagai produsen pupuk NPK Bio Kimia MPOB F4 dan PT All Cosmos Indonesia sebagai importir dan agen tunggal tidak akan bermain-main dengan mutu. Pupuk NPK Bio kimia MPOB F4 dikemas dalam karung 25 kilogram.

Dari hasil penelitian MPOB di lahan sawit disebutkan penggunaan awal pupuk NPK biokimia MPOB F4 pada 2004. Pada 2006, produksi dihitung dan hal yang sama dilakukan pada 2007. Ternyata diperoleh bahwa kenaikan produksi buah dapat mencapai 2-4 ton per hektare per tahun dari hasil produksi pada tahun 2006. Namun, kata Kiki Munthe, selain pupuk, pekebun juga harus memperhatikan lima faktor lainnya seperti bibit, tanah, cuaca, manajemen kebun, dan pengendalian hama penyakit. Seluruh faktor inilah yang akan menentukan performa tanaman.

Selain itu Kiki Munthe menyampaikan bahwa efek/pengaruh pupuk yang dipakai pada kelapa sawit baru kelihatan setelah 13 bulan sejak pemakaian dengan munculnya bunga dan pada bulan ke 24 sejak pemakaian baru dapat dipanen hasilnya.

“Tidak hanya bergantung kepada pupuk saja. Contohnya, apabila pakai bibit jelek mau sebagus apapun pupuk ya hasil tanaman tetap rendah,” paparnya. Selain itu, pemupukan sebaiknya memperhatikan Tepat Waktu, Tepat Dosis/Jumlah, Tepat Pemberian dan Tepat Jenis.
Demi memperhatikan keinginan konsumen, produk All Cosmos Industries Sdn Bhd dengan merek RealStrong telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama di Malaysia.

Menurut Kiki PSM Munthe, sertifikat ini memberikan jaminan dan kenyamanan bagi pengguna pupuknya, karena kandungan bahan organik pada seluruh produk RealStrong berasal dari sisa tanaman dan tidak menggunakan kotoran hewan dan memiliki sertifikat internasional yakni BioNexus yang menyatakan tergolong ke dalam pupuk organik dan ramah lingkungan.

Certificate GreenTAG merupakan sertifikat yang menyatakan pupuk produksi All Cosmos Industries Sdn Bhd aman terhadap lingkungan dan merupakan pupuk yang berwawasan lingkungan yang berkelanjutan. GreenTAG merupakan langkah awal untuk mendapatkan sertifikat yang bersifat internasional seperti Eco-label certificate. Dengan diperolehnya certificate GreenTAG ini, maka manajemen perkebunan lebih mudah mengambil keputusan untuk menggunakan pupuk RealStrong untuk mendukung perusahaan perkebunan mengikuti program GoGreen dan RSPO maupun ISPO

Selain itu, PT All Cosmos Indonesia juga memberikan layanan konsultasi teknis budidaya, pemupukan dan pengendalian penyakit Ganoderma secara gratis dan penjualan dengan menghubungi email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau di 0811654068. (adv)


 2481,    Profil Produk