Polowijo Gosari Siapkan Produk Untuk Intensifikasi Perkebunan

  Polowijo Gosari memproduksi Dolomit Premium 100 dan Magfertil 20+ untuk menopang produktivitas  sawit. Mampu mengatasi masalah kesehatan tanah.

Nama PT Polowijo Gosari sudah dikenal sebagai produsen pupuk berkualitas terutama berbahan baku Dolomit. Produk andalan perusahaan untuk perkebunan sawit adalah Dolomit Premium 100 dan Magfertil 20+.

PT Polowijo adalah produsen dolomit pertama di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Saat ini terus berbenah mengubah menejemen, membangun Reserch Centre yang lebih besar dan luas didukung para peneliti senior.

Tidak hanya itu, pengembangan kapasitas pabrik dolomit hingga 1 juta ton, dan membangun fasilitas pabrik NPK dengan kapasitas 500.000 ton, serta melakukan pendampingan dan kerjasama dengan perkebunan besar dan kecil.  Perusahaan ini juga mengembangkan pupuk untuk pangan, hortikultura dan pengembangan dolomit untuk industri.

“Produk kami siap mendukung program intensifikasi di perkebunan sawit. Kandungan dolomit di dalam pupuk kami sangat dibutuhkan tanah dan tanaman,” Adhie Widihartho selaku Chief Marketing Officer, PT Polowijo Gosari.

Adhie menyebutkan apabila dibandingkan pupuk Dolomit lain, maka pupuk yang diproduksi Polowijo Gosari mempunyai kualitas terbaik. Pupuk Magfertil 20+ mengandung kurang >20% MgO dan 30% CaO. Salah satu manfaat pupuk produksi Polowijo Gosari adalah memperbaiki tanah yang rusak dan kekurangan unsur hara.

Untuk memahami manfaat dan nilai tambah pupuk yang diproduksi PT Polowijo Gosari tim Majalah Sawit Indonesia berkesempatan mewawancarai  Adhie Widihartho, Chief Marketing Officer, PT Polowijo Gosari, di Jakarta. Berikut ini petikan wawancara kami:

Seperti apa tren permintaan dan kebutuhan produk pupuk pada 2019 dan beberapa tahun mendatang dalam perspektif PT Polowijo Gosari?

Akhir 2018, harga Tandan Buah Segar (TBS) sempat mengalami penurunan yang cukup drastis. Sehingga mengakibatkan lesu pelaku usaha perkebunan sawit. Dalam pandangan saya, di tahun ini komoditas kelapa sawit belum menggembirakan dengan demikian minat penggunaan pupuk terbatas. Namun demikian, pupuk menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi untuk pertumbuhan tanaman.

Dan, sejalan dengan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting yang sudah berjalan sejak 2017, diperkirakan permintaan pupuk akan semakin meningkat. Selain itu, harga TBS yang berangsur naik permintaan pupuk juga akan bertambah.

Polowijo Gosari sebagai salah satu dari produsen pupuk Dolomit sangat dibutuhkan untuk kesuburan tanah dalam peningkatan produksi tanaman kelapa sawit.

Seberapa besar kemampuan pupuk Dolomit dalam peningkatan produktivitas kelapa sawit, melalui intensifikasi dan peremajaan tanaman sawit?

Saat ini pelaku usaha perkebunan tengah menjalankan upaya intensifikasi. Intensifikasi ialah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan baru. Upaya intensifikasi dilakukan salah satunya dengan menggunakan pupuk dolomit atau magferfil, organic maupun pupuk yang memenuhi unsur hara lainnya, seperti NPK, pupuk tunggal dan lain-lain.

Saya sepakat meningkatkan dengan cara intensifikasi, memaksimalkan tanaman yang sudah ada dengan perawatan dengan pemberian pupuk yang cukup dan tepat. Perawatan tanaman dilakukan di antaranya dengan mengatasi kondisi lahan melalui pemupukan.

Dengan pupuk Dolomit yang mempunyai kemampuan mudah larut, tersedia dan diserap tanaman, maka tingkat keasaman tanah dapat terkoreksi dengan baik dan tanaman bisa memproduksi secara optimal. Pupuk Dolomit yang mempunyai kandungan Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) mampu mengatasi permalahan tanah, karena dengan kandungan yang ada bisa mengoreksi tingkat keasaman tanah sesuai yang dibutuhkan tanaman.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like