Pipa Sawit ALCA (PSA) , Alat Panen Andalan Standard Jerman

Pipa Sawit ALCA (PSA) telah hadir di Indonesia sejak tahun 1998 dan tetap konsisten dalam meningkatkan kualitas, kekuatan dan ketahanan pipa aluminium – hingga mendapatkan sertifikasi standard dari TUV : SUD (Jerman).

Galah atau pipa penyambung alat panen (dodos) pada perkebunan sawit merupakan salah satu komponen alat panen yang penting. Alat ini umumnya dipasangkan dengan pisau pemotong atau dodos untuk memotong Tandan Buah Segar (TBS) yang sudah siap panen pada pohon sawit yang tinggi.

Untuk itu, material dan prosedur yang dipakai dalam memproduksi Pipa Panen /Galah sangatlah mempengaruhi kemampuan produk dalam menahan beban pisau/dodos pada saat pipa digunakan /ditegakkan pada pohon sawit dengan ketinggian di atas 5 meter.

ALCA Metals (PT. ALFO CITRA ABADI) merupakan salah satu pengekspor produk aluminium extrusion terbesar di Indonesia dan sangat familiar dengan specialty alloy. Salah satunya adalah alloy 6061 “spesifikasi khusus” yang digunakan dalam memproduksi Pipa Sawit ALCA (PSA) dengan “kekuatan dan komposisi khusus” dan telah disertifikasi oleh TUV : SUD (Jerman).

Baca Juga :   Petani Sawit Samade: Usir Greenpeace, Pengkhianat Bangsa

Beragam jenis ukuran produk Pipa Sawit Alca (PSA) yang di pasarkan antara lain 43 mm, 38 mm dan 33 mm. Selain itu, terdapat variasi ketebalan yang dapat dipilih pengguna mulai dari 1.5 mm sampai dengan 2 mm. “Pilihan produk kami merupakan yang paling lengkap di Indonesia karena kami adalah produsen langsung. Untuk finishing permukaan pipa sendiri, kami mempunyai pilihan mill finish (silver biasa), anodize (silver dove) dan powder coat (permukaan texture yang anti-selip),” kata Riady Lukman, Plant Director, PT Alfo Citra Abadi, saat dihubungi tim Majalah Sawit Indonesia.

Selanjutnya, Riady menjelaskan bahwa keunggulan produk PSA (Pipa Sawit ALCA) terletak pada kombinasi yang tepat antara keringanan & kekuatan pipa yang didukung oleh spesifikasi alloy 6061 dengan “Kekerasan & Komposisi Khusus” yang biasa digunakan pada industri otomotif dan penerbangan luar negeri.

Baca Juga :   “Sawit Membuat Hidup Saya Lebih Baik”

“Produk kami juga diproduksi berdasarkan standard ISO 9001:2015 dan ASTM (American Standard Testing and Material) sehingga memberikan kepastian fungsi dan kegunaan di lapangan, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan keluhan pemanen bahwa pipa panen yang dibeli lendut (tidak dapat berdiri karena beban pisau di ujung terlalu berat) dan tidak dapat dipakai” jelasnya.

Selain itu, lanjut Riady, ALCA Metals juga menerima custom length order, dimana panjang pipa panendapat di-order sesuai dengan keperluan konsumen, sehingga dapat lebih efisien dalam segi harga/biaya.

“Produk kami juga sudah pasti Anti-Karat karena diproduksi hanya dengan menggunakan primary aluminium ingot (bukan aluminium bekas/secondary), sehingga dijamin tahan terhadap kondisi kebun yang asam,” lanjutnya.

Baca Juga :   Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CCCXLIX)

Pipa Sawit ALCA (PSA) telah hadir di Indonesia sejak tahun 1998 dan tetap konsisten dalam meningkatkan kualitas, kekuatan dan ketahanan pipa aluminium – hingga mendapatkan sertifikasi standard dari TUV:SUD (Jerman).

Sertifikasi TUV:SUD untuk produk pipa sawit PSA didapatkan melalui testing langsung di Jerman. Testing dilakukan oleh ahli metalurgi dan material dan dikontrol dengan sangat ketat sebelum sertifikat diterbitkan.

(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 104)

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like