Sebanyak 20 orang perempuan pengrajin lidi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Penawar Tama, Kabupaten Tulang Bawang mengikuti pelatihan pembuatan piring yang berbahan baku lidi kelapa sawit, (29/3).  Kegiatan yang disponsori oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Anna Fatchiya beserta tim peneliti lainnya dari Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University.
 
Pada kesempatan ini, para ibu diberikan pembekalan keterampilan dalam membuat piring dan keranjang yang dipimpin oleh pengrajin lokal bernama Wayan Wate. “Pembuatan produk ini merupakan usaha yang menjanjikan dibandingkan sekadar menjual lidi. Permintaan pasar terhadap produk piring dan keranjang lidi ini terus meningkat, “ ungkap Dr Anna Fatchiya.
 
Sementara itu Vilius Yuliwinarno, Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Penawar Tama mengatakan, “Semangat dan antusiasme peserta begitu nampak di kegiatan ini. Harapannya ibu-ibu bisa terus menerapkannya di rumah dan jadi pengrajin yang produktif serta dapat meningkatkan pendapatan rumah tangganya secara signifikan.” 

Sementara itu, menurut Wayan, dengan menjual piring dan keranjang ini, pengrajin dapat meningkatkan pendapatan lebih dari seratus persen.  “Yang semula hanya dapat 10 ribu per satu kilo lidi, kini menjadi 100 sampai 150 ribu,” jelas Wayan.
 
Adi Firmansyah, salah satu anggota peneliti dari IPB University menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim peneliti. Sebelumnya juga telah diselenggarakan pelatihan kader posyandu dan penyuluhan ibu-ibu pemilik balita oleh Asri Sulistiawati dan Kunandar.

Sumber: ipb.ac.id

Share.