Peneliti IPB University Ajarkan Warga Olah Limbah Sawit Menjadi PiringTim peneliti IPB University yang tergabung dalam Rumah Sawit memberikan pelatihan Pemanfaatan Lidi Sawit kepada pengrajin lidi di Desa Timbang Lawan, Langkat (23/3). Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari penelitian di bidang pengabdian kepada masyarakat yang disponsori oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 

Riset ini fokus pada tiga aspek, yakni pemberdayaan ekonomi, optimalisasi fasilitas kesehatan masyarakat dan fasilitasi kegiatan pendidikan. 

Dr Anna Fatchiya, selaku Ketua Peneliti menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi perempuan agar perempuan dapat bekerja di sektor produktif. Selain itu, ia ingin memaksimalkan penjualan lidi sawit dengan harga jual yang tinggi. 

“Kami memfasilitasi kegiatan pelatihan pemanfaatan lidi sawit untuk pembuatan piring dan keranjang. Kegiatan ini diikuti oleh 18 perempuan pengrajin lidi. Selama ini, para perempuan tersebut menjual lidi sawit dalam bentuk sapu lidi dengan harga jual sebesar Rp 3.300 per kilonya. Sementara dalam satu hari, mereka dapat menghasilkan maksimum 10 kg per hari,” ujarnya. 

Oleh karena itu, pelatihan ini menghadirkan pengrajin piring lidi sawit yang bernama Ponari. Menurutnya, potensi bisnis dari pembuatan piring ini bisa meningkatkan pendapatan sampai 100 persen. 

“Dari satu kilogram lidi dapat menghasilkan 5 sampai 6 piring yang dapat dijual seharga 6 ribu rupiah. Artinya, jika rata-rata para peserta menghasilkan 10 kilogram, setiap peserta dapat menaikkan pendapatannya dari 33 ribu rupiah menjadi sekitar 300 ribu rupiah,” jelasnya. 

Menanggapi hal itu, Fredian Tonny, salah satu anggota peneliti berharap pelatihan ini dapat diterapkan mengingat para peserta hampir seluruhnya berasal dari kelompok rentan (lapisan ekonomi-bawah) dan sebagian diantaranya merupakan perempuan berstatus janda. Dengan memproduksi piring sawit ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi keluarga secara signifikan. 

Selain pelatihan pemanfaatan lidi, sebelumnya juga telah digelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu. Kegiatan di bidang pelayanan kesehatan ini difasilitasi oleh anggota peneliti lainnya yakni Asri Sulistiawati dan Mahmudi Siwi.

Sumber: ipb.ac.id

Share.