Musim Mas Juara PROPER 2019 di Sektor Sawit

Musim Mas semakin mengukuhkan posisinya sebagai kelompok usaha sawit yang berkomitmen terhadap tata kelola sawit berkelanjutan.  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyerahkan 12 PROPER (Program Penilaian Peringkat Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) Tahun 2019 kategori Hijau kepada Musim Mas. 

“PROPER merupakan kesempatan bagi kami untuk dapat melihat kerja keras kami dalam praktek pengelolaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Togar Sitanggang, General Manager Grup Musim Mas.

Setiap tahun, Musim Mas bekerja keras dan berkomitmen untuk memenuhi standar PROPER sebagaimana diamanatkan pemerintah kepada perusahaan di bidang lingkungan. Pada 2018, kerja keras ini menuai hasil positif. Musim Mas meraih 11 PROPER Hijau. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Agrowiratama, PT Bahana Nusa Interindo, PT Berkat Sawit Sejati, PT Indomakmur Sawit Berjaya, PT Maju Aneka Sawit, PT Musim Mas PKS Batang Kulim, PT Musim Mas PKS Pangkalan Lesung, PT Sinar Agro Raya, PT Siringo Ringo, PT Sukajadi Sawit Mekar PKS SSM1, dan PT Sukajadi Sawit Mekar PKS SSM2.

 

Memasuki 2019, Musim Mas berupaya mempertahankan prestasi PROPER yang diterimanya. Bagi perusahaan yang berkantor pusat di Singapura ini, praktek sustainability telah menjadi norma dan standar bisnis. Itu sebabnya, Musim Mas selalu menerapkan prinsip–prinsip keberlanjutan yang mengikuti serangkaian standar lingkungan dan sosial untuk memenuhi standar sertifikasi ISPO, RSPO, ISCC dan juga verifikasi POIG.

Togar menjelaskan salah satu anak perusahaan kami yaitu PT Unggul Lestari ditunjuk untuk ikut serta dalam penilaian PROPER pada 2019.  Tentu saja, PT Unggul Lestari menyatakan kesiapannya. Demikian juga saat PT Unggul Lestari ditetapkan menjadi calon kandidat Hijau, PT Unggul Lestari dengan segera menyampaikan dokumen Hijau untuk diikutsertakan dalam penilaian PROPER. Sebagai informasi, penghargaan PROPER Hijau berarti perusahaan melakukan pengelolan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Baca Juga :   BAP DPD: Kepentingan Perusahaan dan Masyarakat Sorsel Sama-Sama Diperhatikan

Kabar gembira diperoleh pihak Musim Mas. Setelah, sekretariat PROPER mengumumkan PT Unggul Lestari lolos mendapatkan penghargaan PROPER Hijau. Ini berarti,  Musim Mas dapat menambah jumlah  PROPER Hijau menjadi  12 penghargaan. Ada kenaikan dari tahun sebelumnya sebanyak 11 PROPER. Pada 2019, Musim Mas berhasil mempertahankan ke-11 PROPER Hijau sebelumnya dan bertambah  satu anak usaha, PT Unggul Lestari, yang menerima PROPER Hijau.

Penghargaan PROPER  diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,  Siti Nurbaya. Sebelumnya, kegiatan penyerahan PROPER dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin,  di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (08 Januari 2020).

Adapun 12 anak usaha Musim Mas yang meraih PROPER Hijau antara lain PT Agrowiratama, PT Bahana Nusa Interindo, PT Berkat Sawit Sejati, PT Indomakmur Sawit Berjaya, PT Maju Aneka Sawit, PT Musim Mas PKS Batang Kulim, PT Musim Mas PKS Pangkalan Lesung, PT Sinar Agro Raya, PT Siringo Ringo, PT Sukajadi Sawit Mekar PKS SSM1, PT Sukajadi Sawit Mekar PKS SSM2, dan PT Unggul Lestari.

Dalam pandangan Togar, keberlanjutan hanya dapat dikembangkan apabila hal tersebut menjadi inti dari prosedur perusahaan. Musim Mas selalu menjadi yang terdepan dalam penetapan prosedur keberlanjutan di perkebunan dan pabrik kelapa sawit kami. Musim Mas secara tegas berkomitmen di aspek keberlanjutan yang terbukti dengan pencapaiannya sebagai perusahaan sawit peraih PROPER Hijau terbanyak sejak 2018 sampai sekarang.

Baca Juga :   CORONAVIRUS EFFECT DAN EKSPOR SAWIT

Togar Sitanggang menegaskan  perusahaan sangat bangga atas penghargaan PROPER karena menjadi bagian program penilaian terhadap pengelolaan dan kepedulian lingkungan  perusahaan di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penghargaan PROPER sejalan dengan komitmen keberlanjutan Musim Mas untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, mempromosikan dampak lingkungan yang positif dan sepenuhnya mematuhi peraturan lokal maupun internasional. Penerapan penilaian PROPER sejalan dengan penerapan Keberlanjutan (Sustainability) yang telah menjadi budaya kerja di Grup Musim Mas, sehingga tidak ada dibentuk tim khusus untuk PROPER ini. Sinergi dan kerjasama antar divisi yang kuat telah terbentuk dalam penerapan Keberlanjutan (Sustainability) sejak dulu.

Diakuinya bahwa tantangan terbesar dalam memperoleh penghargaan PROPER  Hijau adalah selalu mencari dan menerapkan terobosan  terbaru dalam upaya  pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Selain praktek di lapangan, dijelaskan Togar, Musim Mas fokus pada kinerja PROPER yang terdiri dari efisiensi energi, penurunan emisi gas rumah kaca, efisiensi air, penurunan emisi konvensional, pengelolaan limbah B3, pengelolaan limban non-B3 dan penurunan beban pencemaran.

Semenjak  mempublikasikan Kebijakan Keberlanjutan pada 2014,  Musim Mas telah banyak mengalami kemajuan, dan sejalan dengan dinamika dan pembaruan industri. “PROPER merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan kerja kerasnya dalam praktek pengelolaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :   Mutu Certification Sahabat Petani

Menurut Togar, penghargaan PROPER Hijau berdampak positif terhadap kegiatan bisnis perusahaan dengan meningkatnya efisiensi penggunaan sumberdaya dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di perusahaan. Itu sebabnya, Musim Mas terus berinovasi dan membuat terobosan di seluruh kegiatan operasional yang diharapkan menjadi praktek kerja yang baik di lingkungan perusahaan.

Dalam aspek sustainability, Musim Mas menjadi yang terdepan di sektor industri sawit. Ini terbukti, Musim Mas menjadi perusahaan sawit pertama di Indonesia yang bergabung dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil  (RSPO)  pada 2004. Selanjutnya pada tahun 2009, Musim Mas menjadi perkebunan kelapa sawit pertama di Indonesia yang meraih sertifikat RSPO. Kemudian pada Oktober 2019, Musim Mas menjadi perusahaan pertama di dunia yang berhasil diaudit berdasarkan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Principles and Criteria (P&C) 2018.

Sementara itu pada 2012, perkebunan sawit Musim Mas menjadi yang pertama bersertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Pada 2020, dijelaskan Togar, bahwa penghargaan PROPER telah menjadi salah satu target penting dalam operasional Grup Musim Mas sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap Kebijakan Keberlanjutan. Sejak tahun 2010, penghargaan PROPER (Peringkat Biru) telah berhasil diraih oleh salah satu anak perusahaan dan kemudian diikuti oleh anak perusahaan lainnya pada tahun – tahun berikutnya.

(Selengkapnya dapat di baca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 99)

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like