Dunia komunikasi bukanlah hal baru bagi  Vanda Kusumaningrum. Di sektor sawit, Ibu dari lima anak ini berupaya mengedukasi masyarakat berkaitan aspek positif sawit dan turunannya.

“Industri sawit ini tidak seperti yang dituduhkan berbagai pihak. Selama tiga tahun lamanya bekerja di Apical, saya melihat sektor pengolahan sawit banyak berkontribusi kepada kehidupan nyata dan dampak langsung industri ini bagi masyakarat luas khususnya para petani sawit,” ujar Vanda.

Vanda menjelaskan komunikasi menjadi bagian penting untuk menghadapi berbagai tantangan di industri sawit antara lain menjawab kampanye negatif sawit. Selain itu, bagaimana menguatkan posisi industri ini di mata dunia dengan dampak positif supaya dapat terlihat dan dirasakan masyarakat.

Peraih gelar Masters of Communications LSPR Jakarta ini menyatakan informasi negatif ini sangat memengaruhi terhadap persepsi pihak luar yang menantang industri ini. Tetapi faktanya jauh berbeda setelah melihat langsung dampak kelapa sawit terhadap masyarakat. 

“Kalau kita terjun langsung akan tampak sumbangan dan  dampak nyata bagi masyarakat serta pembangunan sektor ekonomi kita. Ini juga diperkuat upaya keberlanjutan untuk menunjukkan betapa kita peduli terhadap lingkungan, jadi bangga bisa menjadi bagian dari industri ini,” ujar Vanda.

Strategi membangun kampanye positif sawit dapat dimulai dengan sejumlah tahapan. Ia menjelaskan awalnya dapat dimulai dengan pemahaman dasar dan edukasi mengenai dampak positif dari sektor ini, apa yang dirasa masyarakat dari cerita cerita nyata, akan dapat menjadi pemahaman terbaik buat yang lain. Setelah itu baru kita dapat mengangkat semua upaya keberlanjutan dan ketelusuran rantai pasok kita.

(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 124)

Share.

Comments are closed.