Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prof. Dr. Siti Nurbaya, M.Sc telah menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Menteri Pertanian Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH. (Mentan SYL) tentang Sinergisitas Program Bidang Pertanian dengan Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 21 Juli 2022 secara desk to desk.

Kesepakatan Bersama ini berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak ditandatangani oleh Para Pihak. Nota kesepakatan ini dimaksudkan sebagai landasan kerjasama dan koordinasi dalam pelaksanaan program kerja Para Pihak dan bertujuan untuk meningkatkan sinergitas program bidang pertanian dangan program bidang LHK.

Ruang Lingkup dari Kesepakatan Bersama (MoU) ini diantaranya meliputi :

  1. a) Pertukaran data dan informasi;
  2. b) Pemanfaatan lahan dan pemberdayaan masyarakat untuk pertanian dan ketahanan pangan dalam kawasan hutan;
  3. c) Pengembangan Agroforestry pangan di areal perhutanan Sosial;
  4. d) Operasional pencapaian FoLU Net Sink 2030 sektor pertanian;
  5. e) Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia dan kelembagaan;
  6. f) Pelaksanaan pendampingan dan penyuluhan; dan
  7. g) Kegiatan lain yang disepakati oleh Para Pihak.

Sekretaris Jenderal KLHK, Dr. Ir. Bambang Hendroyono, MM telah mensosialisasikan MoU ini kepada seluruh unit kerja lingkup KLHK agar bisa menindaklanjutinya dengan Perjanjian Kerjasama yang lebih teknis maupun kegiatan kegiatan lain yang mendukung capaian kinerja lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan.

“Semula, MoU ini merupakan tindaklanjut pertemuan Wakil Menteri LHK dengan Menteri Pertanian dalam rangka fasilitasi percepatan peningkatan Kelas Kelompok Usaha Perhutanan Sosial melalui bantuan Sapras, bibit, pupuk dari Kementan. Pertemuan juga sudah dilakukan oleh Dirjen PSKL di kantor Pusat Kementan tanggal 14 Januari 2022. Melalui kesepakatan bersama ini diharapkan dapat mendorong percepatan Perhutanan Sosial, Agroforesty untuk Ketahanan Pangan sekaligus operasionalisasi FoLU Netsink 2030 di sektor Pertanian” Tutur Bambang Hendroyono melalu laporan tertulis kepada Menteri LHK.

Dalam penyusunan naskah MoU ini telah dilakukan beberapa kali rapat pertemuan antara Kementan dengan Lingkup Eselon I KLHK yang difasilitasi oleh Biro Perencanaan KLHK.

Kepala Biro Perencanaan KLHK, Dr. Ir. Apik Karyana, M.Sc menerangkan, “Dalam proses pembahasan, Dirjen Perhutanan Sosial telah menyampaikan usulan ruang lingkup dalam draft nota kesepahaman yaitu yang semula adalah Penguatan akses legal perhutanan sosial untuk pengmbangan usaha dan ketahanan pangan, menjadi Pengembangan Agroforestri Pangan di Areal Perhutanan Sosial. Turunan MoU ini rencananya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama antara Dirjen PSKL dengan Dirjen Tanaman Pangan dan Dirjen Hortikultura, Kementan”.

Sumber: menlhk.go.id

Share.