Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian XCVI)

Saya tambah penjelasan teknis. Dari laporan analisis, kadar hirokarbon itu berbeda-beda. Ada yang 31 ppm, tetapi ada yang hanya 17 ppm. Kami ingin bicarakan besaran tepat sebagai batas. Mereka setuju, tetapi  soal ini dibawa dengan pihak laboraturium. Saya usul agar dibicarakan keesokan harinyadi laboraturium Verway.

“Kami minta penyelesaian yang cepat”,  katanya. “Karena pabrik kami sudah mulai kehabisan bahan baku”, kata salah seorang pihak dari mereka, menunjukan kekhawatiran akan terhentinya produksi di pabrik mereka”. Lalu dia bilang, saya pikir begitulah kesimpulan kita untuk malam ini. Kita pertegas dengan surat.

Dr. Asep Toyib meminta kesempatan bicara, lalu menyatakan pendapat bahwa minyak sawit itu sendiri sudah mengandung hidrokarbon. Mega Nanda, Direktur Utama PTPN III, tidak menambahkan argumentasi. “Saya pikir sekarang tidak ada gunanya dilanjutkan, hanya mengulang-ulang lagi argumentasi kita. Baik, terimakasih, kami akan ambil bahan ini untuk jadi pertimbangan”, kata Pascal Cogels.

Baca Juga :   Kala Parlemen Menguak Persoalan Sawit

Sumber : Derom Bangun

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like