Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian LIII)

Setelah itu saya persilakan Steven Halim. Dia menyampaikan juga sedikit komentar yang memperkuat pandangan kami. Akhirnya saya bertanya kepada tamu, apa yang dapat kita lakukan bersama untuk perbaikan keadaan ataupun untuk lebih memperkuat industri kelapa sawit terhadap berbagai tantangan yang muncul.

Pihak Unilever menjelaskan bahwa mereka ingin agar mereka tetap dapat membeli minyak kelapa sawit dari Indonesia dan nanti dengan Sinar Mas diharapkan ada penyelesaian. Saya menjawab bahwa sebenarnya sekarang pun perdagangan CPO Indonesia tidak mengalami gangguan. Saya dapat memastikan bahwa jumlah pembelian Unilever dari Indonesia tidak mengalami penurunan. Yang terjadi adalah CPO yang tadinya dibeli dari Sinar Mas sekarang dibeli dari perusahaan Indonesia yang lain sehingga dari segi keseluruhan perdagangan CPO Indonesia tidak mengalami penurunan atau hambatan. Hanya citranya yang terpukul. Karena itu, saya juga berharap pihak Unilever dapat menunjukan sikap yang memberi dukugan kepada pengembangan minyak sawit Indonesia secara berkelanjutan.

Bambang Ari Wisena juga ingin menyampaikan harapannya agar Unilever lebih cermat dalam mengambil sikap untuk masa-masa mendatang agar tidak terjadi hal seperti ini terhadap perusahaan lain. Sebagai penutup saya sampaikan bahwa GAPKI dan perusahaan-perusahaan sawit Indonesia pada umumnya, dengan pengawasan pemerintah, akan bekerja dengan cara-cara yang sesuai dengan prinsip yang berkelanjutan. Mudah-mudahan kedepan baik Unilever maupun para produsen dapat melakukan komunikasi yang lebih terbuka sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang keliru pada berbagai lapisan masyarakat.

Sumber : Derom Bangun

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like