Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CXVIII)

Sebulan sebelum pertemuan di Riau itu saya sempat menjadi saksi kejatuhan ekonomi Ameriaka. Bursa saham Wall Street yang terkenal digdaya itu pun tutup. Saya melihatnya sendiri hal itu karena sedang berada di New York dan melintas didepan Wall Street. Namun saya berketetapan hati bahwa keadaan abnormal ini akan segera pulih. Oleh karena itu, saya katakan kepada petani untuk bersabar dalam menghadapi masalah ini. Saya juga tekankan kepada mereka ada baiknya tetap tenang bekerja, yang penting kebun dirawat. Jangan sampai keadaan krisis itu membuat kebun ditelantarkan. Dalam kesempatan itu seorang petani melontarkan pertanyaan yang cukup menohok, “Berapa lama, Pak, harga ini begini?” katanya. Untuk beberapa detik, sebelum saya menjawab pertanyaannya, sempat pula saya berpikir kalau sampai salah menjawab bisa-bisa saya dikejar-kejar orang-orang ini.
Saya pun menjawab pertanyaan itu dengan perhitungan yang matang. Saya berpikir, waktu itu bulan Oktober, saya bilang kepadanya kalau krisis ini paling lama enam bulan, setelah itu harga dapat pulih. Memang penghitungan saya didasari pemikiran bahwa produksi akan terus menurun hingga bulan Januari. Turunnya produksi ini akan berpengaruh terhadap kenaikan harga. Kedua, saya berharap India atau Tiongkok tidak terpukul betul oleh krisis Amerika. Dengan begitu, secara perlahan permintaan kedua negara itu akan pulih dan harga akan merangkak kembali ketitik normal.
Riau adalah provinsi dengan jumlah lahan kebun sawit terluas. Ada banyak petani yang mengelola kebun sawit. Bisa dibayangkan betapa pentingnya sawit bagi sebagian penduduk di Riau. Tak heran jika kejatuhan harga sawit teramat memukul mereka. Oleh karena itu, panitia dari Gapki cabang Riau tidak hanya membuat acara seminar, tetapi juga mengadakan acara talkshow di TVRI Riau dan juga di sebuah televisi swasta di Pekanbaru. Saya pun dihadirkan diacara itu, tetapi Faisal Basri tidak ikut karena harus kembali ke Jakarta.

 Sumber : Derom Bangun

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like