Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CXLI)

Jika dibandingkan dengan sepak terjang organinasi pengusaha kelapa sawit di Malaysia, Malaysian palm Oil Association (MPOA), Malaysian Palm Oil Board (MPOB) dan Malaysian Palm Oil Council (MPOC) dalam memperjuangkan kepentingan perdagangannya, apa yang dilakukan GAPKI belum bisa disandingkan sejajar. Pemerintah Malaysia mendukung penuh upaya memperkenalkan produk sawitnya ke mancanegara. Pemerintah Malaysia membentuk Malaysian Palm Oil Board (MPOB) dengan melebur Palm Oil Research Institute of Malaysia (PORIM) dan Palm Oil Registration and Licensing Authority (PORLA). Juga diciptakan MPOC sebagai alat promosi dengan dukungan dana yang kuat. Bahkan MPOC mendirikan beberapa kantor perwakilan yang khusus menangani ekspor minyak sawit negara-negara tujuan ekspor yang penting, seperti India, China, negara-negara di Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah, Afrika Selatan, dan Amerika Latin. Kantor perwakilan itu boleh dikata mirip perwakilan dagang pemerintah negara lain. Dengan demikain, Malaysia punya daya tawar yang cukup kuat dihadapan negara lain.

MPOB dan MPOC didukung oleh dana yang besar. Perusahaan perkebunan Malaysia membayar dana CESS yang besarnya mencapai tujuh ringit Malaysia setiap ton produksi. Artinya, jika produksi setiap hektar mencapai 4 ton pertahun, jumlah kewajibannya adalah 28 ringgit atau lebih dari Rp.  75.000 per hektar. Masih ada kewajiban lain untuk promosi, dana stabilisasi harga minyak goreng dan iuran MPOA. Kita bisa bandingkan dngan iuran gapki yang hanya Rp. 2.000 setiap hektar.

Malaysia memiliki lembaga riset yang kuat, yang seringkali berani berhadapan langsung dengan lembaga riset lain yang acap kali mengeluarkan hasil riset dengan tujuan melemahkan citra minyak sawit di pasar internasional. Sebagai penyumbang devisa yang cukup penting di Malaysia, Pemerintah negeri jiran berkepentingan untuk menjaga kelangsungan hidup industri perkebunan swaitnya. Peringkat ekspor minyak sawit Malaysia selalu susul-menyusul dengan Indonesia. Sekarang Indonesia di atas Malaysia, sebelumnya Malaysia menjadi pemenang.

Sumber : Derom Bangun

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like