Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CLXXIX)

Perawakan dan air muka Andar Manik jauh lebih mirip orang manado ketimbang orang Karo pada umumnya. Wajahnya mirip dengan Rhenald Kasali, pakar marketing dari Universitas indonesia yang tidak lupa mengundang saya pada saat pengukuhannya menjadi guru besar tahun 2009. Andar manik menyambut kedatangan saya dengan ramah, mengajak saya berbincang-bincang mengenai berbagai hal, terutama mengenai saya yang baru saja lulus dari IPB.

Saya menceritakan maksud saya mencari kerja. Dia bilang terserah. Gampang kalau punya gelar insinyur seperti saya, apa lagi sekarang tidak banyak orang lulus kuliah.

“Tinggal pilih yang mana. Kalau mau jadi dosen USU, besok pun bisa masuk, tapi gajinya kecil”, kata dia sambil menjelaskan seberapa besar gaji yang diterima seorang pegawai negeri sipil muda seperti saya seandainya saya mau menerima pekerjaan sebagai pengajar. Selanjutnya Andar Manik mengatakan kepada saya apabila mengingginkan gaji yang tinggi, ada baiknya mengirim lamar ke perkebunan.

“Kalau yang gajinya lebih bagus, di perkebunan. Pertimbangkanlah sekali lagi”, ujarnya meyakinkan.

Sumber : Derom Bangun

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like