Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CCLVI)

MENGEJAR ILMU SAMPAI MIT

Salah satu fase penting dalam kehidupan saya adalah saat mengikuti pendidikan singkat di Massachusset Institute of Techology (MIT), Amerika Serikat, pada 1986. Bukan hanya menimba ilmu, di MIT pun saya mendaptkan pengalaman batin yang sangat berharga buat kehidupan saya di kemudian hari. Dikampus itu pula saya bertemu dengan kawan baru dan berbagai pengalaman dengan mereka.

MIT ialah salah satu dari sedikit kampus bergengsi di Amerika Serikat, bahkan di dunia. Kampus yang dirintis oleh ahli biotqani William Barton Roger pada 1861 itu sejajar dengan Universitas Harvard atau Universitas Oxford di Inggris. Tak lama orang yang bisa meraih nasib baik berkuliah di kampus ini, dan saya satu dari sekian anak manusia yang berkati Tuhan nasib baik mengikuti pendidikan di MIT.

Keputusan untuk mengambil pendidikan singkat di MIT itu pun punya kisah tersendiri. Setelah bekerja tanpa tanpa henti selama hampir 20 tahun di Socfindo, saya merasa perlu upgrading dengan kembali kekampus. Karier saya sebagai kepala bagian teknik di Socfindo pun seakan nyaris tak tergantikan. Dalam benak saya terpikir sudah saatnya seorang yang lebih muda mengantikan saya. Namun, perusahaan belum memberikan sinyal apa pun menyangkut karier saya. Maka, tekad berkuliah di MIT pun sudah bulat. Setelah mengutarakan niat saya kepada pemimpin perusahaan, serangkaian persiapan dilakukan. Pada 4 Februari 1986 saya bertolak menuju Amerika Serikat, land of hope, tanah harapan tempat menimba ilmu, pengalaman, dan merajut harapan.

Sumber : Derom Bangun

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like