Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CCLV)

Tapi B.J. Habibie adalah menteri yang berpengaruh dan tekat dengan Soehato. B.J. Habibie juga mengembangkan industri kalap PT. PAL Surabaya. Impor kapal jebis tertentu juga dilarang. Saya baca di koran-koran banyak keluhan dari perusahaan pelayaran dan perusahaan penangkapan ikan karena kebutuhan kapal mereka tidak dapat dipenuhi.

Dalam acara PII pernah juga di kemukakan oleh B.J. Habibie mengenai kebijakannya itu. Katanya, demi melindungi industri dalam negeri. Saya melihatnya sebagai penghambat kemajuan perekonomian. Untunglah setelah reformasi, peraturan–peraturan seperti itu di hapuskan semua.

Pengalaman terbang saat bertugas di Socfin memberikan pengalaman tersendiri buat saya. Adakalanya saya memasuki situasi yang menegangkan, bahkan beberapa kali seperti sedang menyambung nyawa. Tapi saya tahu Tuhan Maha Pengasih. Atas Kasih-Nya itu pula pesawat selalu berhasil mendarat mulus dan saya masih diberi kesemptan untuk menghirup udara segar di dunia ini.

Sumber : Derom Bangun

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like