Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia (Bagian CCCLIV)

Saya melihat China dengan rasa takjub. Memang benar apa kata orang bahwa China adalah raksasa yang sedang mengeliat dan bangun dari tidurnya. Di China berbeda keadaannya dengan di India. Di India kantor menteripun berukuran kecil , tidak ada penyejuk ruangan kendati matahari bersinar terik membuat gerah. Hanya kipas angin berukuran besar yang berdengung berputar-putar mengibaskan angin. Di China gedung-gedung berdiri dengan megahnya. Kantor menteri perdagangan yang kami kunjungi hari itu juga sangat mewah, ruangan yang sangat besar dan berpenyejuk ruangan.

Rombongan Indonesia dan malaysia segera memasuki ruangan menteri saat dipersilakan masuk. Menteri Perdagangan China langsung menyambut kami dengan ramah seraya berseloroh, “Ada keperluan apa ini dua negara yang saliang bersaingan, tetapi hari ini datang bersamaan.” Kami pun menyambut gurauan itu dengan tawa dan mulai membuka pembicaraan.

China merupakan negara pasar bagi CPO Indonesia, dan tentu saja untuk Malaysia. Negara tiraibambu itu menduduki peringkat kedua importir CPO setelah India. Pada tahun 2008 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit  Indonesia (GAPKI) mencatat, ekspor CPO Indonesia ke China mencapai 1,9 juta ton.

Sumber : Derom Bangun             

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like