Mandatori Biodiesel dan Prospek Indonesia dalam Pasar Biodiesel Dunia (Bagian VII)

Realisasi penyaluran biodiesel pertamina pada tahun 2016 mencapai 2.587.402 kilo liter sedang kan target tahun 2016 adalah 2.498.719 kilo liter. Hal ini menunjukan realisasi penyaluran solar oleh pertamina mampu melampaui target. Jika dibandingkan dengan konsumsi solar, yang mencapai 13.134.020 kilo liter, maka blending mandatori biodiesel pada tahun 2016 adalah 19,7 persen atau R-19,7. Capaian ini mendekati target mandatori yang ditetapkan (B-20).

Dengan membandingkan konsumsi solar dengan konsumsi solar PSO, maka terlihat dengan asumsi target 16 juta kilo liter PSO, sedangkan realisasi konsumsi solar PSO pada tahun 2016 adalah 2.587.402 kilo liter, maka terlihat bahwa realisasi mandatori PSO baru mencapai 16,17 persen. Hal ini menunjukan hingga saat ini pembangunan biodiesel sebagai energi terbarukan di Indonesia masih memerlukan berbagai langkah perbaikan dan perceptan di masa mendatang.

Baca Juga :   Sawit Yang Evolusioner

Proyeksi Kebutuhan Solar dan Kebutuhan Biodiesel Tahun 2025

Tahun 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Kebutuhan Solar* 39,66 42,83 46,26 49,96 53,95 58,27 62,93 67,97 73,40 79,28
PSO 19,83 21,42 23,13 24,98 26,98 29,14 31,47 33,99 36,70 39,64
Non PSO 19,83 21,42 23,13 24,98 26,98 29,14 31,47 33,99 36,70 39,64
Kebijakan Mandatori B-20 B-20 B-20 B-20 B-30 B-30 B-30 B-30 B-30 B-30

 

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like