JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyampaikan data ekspor produk sawit sepanjang Juni melonjak 244,4% menjadi 2,33 juta ton dibandingkan Mei sebesar 678 ribu ton.

“Kebijakan pelarangan ekspor yang telah dicabut sejak 23 Mei 2022 berdampak pada ekspor bulan Juni naik menjadi 2,334 juta ton,” ujar Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif GAPKI dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (11 Agustus 2022).

Kenaikan ekspor ini ditopang permintaan dari negara pembeli utama sawit Indonesia. Kenaikan ekspor bulan Juni terbesar terjadi pada tujuan Pakistan dari 281 ribu ton menjadi 295,0 ribu ton, tujuan EU27 dari 177,8 ribu ton menjadi 296,7 ribu ton, tujuan China dari 208,5 ribu ton menjadi 416,2 ribu ton, tujuan India dari 154,5 ribu ton menjadi 212,3 ribu ton dan tujuan Afrika dari 156,6 ribu ton menjadi 199,4 ribu ton.

Konsumsi dalam negeri bulan Juni mengalami kenaikan sebesar 225 ribu ton menjadi 1.835 ribu ton. Kenaikan terbesar terjadi pada konsumsi untuk biodiesel yaitu sebesar 130 ribu ton menjadi 720 ribu ton, dan untuk pangan naik 97 ribu ton menjadi 934 ribu ton.

Produksi CPO bulan Juni mengalami kenaikan sekitar 6% menjadi 3.297 ribu ton sedangkan untuk PKO naik menjadi 322 ribu ton.

Share.