MEDAN, SAWIT INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Sumatera Utara dan Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama mewujudkan pembangunan etalase sawit di Kampus 2 USU, Sumatera Utara. Kerjasama ini tertuang dalam Memorandum Of Aggrement (MOA) yang ditandatangani kedua belah pihak, Jumat (14 Januari 2022).

Penandatanganan MOA ini dilakukan oleh Rektor USU Dr Muryanto Amin dan Ketua GAPKI Sumut Alexander Maha yang dihadiri oleh Kacuk Sumarto (Wakil Ketua Umum GAPKI), Timbas Ginting (Sekretaris GAPKI Sumut), Mustafa Daulay, Hasril Siregar, dan H. Mino Lesmana.

“Gapki Sumatera Utara (GSU) sebagai asosiasi kelapa sawit, dalam mewujudkan IOPETS tersebut bekerja sama dengan banyak pihak, salah satu diantaranya adalah dengan Universitas Sumatera Utara (USU),” ujar Alexander Maha, Ketua GAPKI Sumatera Utara dalam keterangan tertulis.

Sebagai informasi, IOPETS adalah Integrated Oil Palm Edu Tourism and Sport. Konsep ini memberikan gambaran secara lengkap mengenai semua kegiatan dalam industri kelapa sawit termasuk, baik skala industri besar maupun skala petani kecil, dan bahkan olah raga dan wisata berbasis sawit.

Penandatanganan Memorandum Of Aggrement (MOA) sebagai tindak lanjut dari Memorandum Of Understanding (MOU) yang telah ditandatangani pada tanggal 25 Juli 2019. MOA ini sebagai dasar pelaksanaan kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan serta promosi yang kesemuanya berdasarkan komoditi sawit.

Kacuk Sumarto mengapresiasi pembangunan etalase sawit sebab Sumatera Utara harus memiliki sesuatu yang ‘monumental’, yang menggambarkan keseluruhan proses bisnis pada industri kelapa sawit, sejak dari penyediaan benih (kecambah), pembibitan, perkebunan, pengolahan sampai dengan industri turunannya.

Gambaran proses bisnis ini juga perlu didukung adanya sarana dan prasarana pendukung untuk industri kelapa sawit yang berupa fasilitas riset, pengembangan, pendidikan, pelatihan dan bahkan kegiatan olah raga dan tourism yang memanfaatkan sarana dan prasarana pendukung industri kelapa sawit tersebut.

Rektor USU Dr Muryanto Amin menjelaskan bahwa pembangunan etalase sawit akan dilaksanakan secara bertahap, namun diharapkan sebelum tutup tahun 2022 ini. Pembangunan etalase sawit menggunakan lahan milik USU. Sementara itu, GAPKI Sumatera Utara yang akan melakukan pembangunan. Terkait pengelolaan akan dilakukan oleh kedua belah pihak.

Share.