KLHK sosialisasikan penggunaan Sistem Informasi Patroli Pencegahan (SIPP) Karhutla untuk mengefektifkan proses pelaporan patroli pencegahan karhutla di Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Wilayah Maluku dan Papua, (10/11/2022). Kegiatan sosialisasi SIPP Karhutla menghadirkan narasumber yang merupakan Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Imas Sukaesih Sitanggang.

Pada saat membuka acara, Anis Susanti Aliati mengungkapkan bahwa pada program nasional Indonesia’s FOLU Net-Sink 2030, kita berjanji agar tingkat serapan karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi yang dihasilkan sektor tersebut pada tahun 2030. Kebijakan dan implementasi di sektor kehutanan menuju FOLU Net sink 2030 diantara nya adalah pengendalian karhutla dengan mengutamakan pencegahan karhutla, salah satunya dengan patroli pencegahan.

“Untuk membantu memudahkan pelaporan kegiatan patroli pencegahan, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan lahan bekerjasama dengan Fakultas MIPA IPB mengembangkan aplikasi yang memudahkan pelaporan patroli. Aplikasi ini bisa digunakan pada remote area yang tidak ada sinyal sehingga memudahkan kawan-kawan di lapangan. Harapannya peserta yang hadir bisa menyebarkan kepada kawan-kawan yang lain” jelas Anis.

“Aplikasi ini sifatnya membantu agar pelaporan patroli pencegahan karhutla berjalan lebih efektif. Esensi patroli pencegahan tetap berada pada kerja-kerja patroli yang dilaksanakan teman-teman di lapangan. Oleh karena itu, semua tim patroli pencegahan harus tetap menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang telah disusun. SIPP Karhutla akan membantu tim patroli dalam melaporkan hasil patroli secara berjenjang mulai dari daops, balai, hingga pusat dengan near real time,” tandas Anis.

Anis berharap basis data yang tersimpan dalam SIPP Karhutla akan menjadi salah satu referensi dalam rangka pengambilan keputusan pimpinan. Pimpinan juga dapat memonitor kegiatan yang dilaksanakan, sehingga harapanya patroli bisa berjalan dengan baik.

Sebagai dasar penggunaan SIPP Karhutla, telah terbit Peraturan Direktur Jenderal Nomor: P.10/PPI/SET/KUM.1/12/2020 tentang Tata Cara Penggunaan Sistem Informasi Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

Imas S Sitanggang mengungkapkan kegiatan ini merupakan sosialisasi lanjutan dari sosialisasi online yang pernah dilaksanakan. Pada kesempatan ini, disampaikan materi pembaruan fitur dan parameter berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari tim patroli di lapangan.

“Selain menerangkan pengembangan fitur dalam aplikasi, nanti akan disampaikan pula Manual Pengukuran Parameter SIPP Karhutla untuk pengukuran lapangan oleh tim patroli. Pelatihan Manual Pengukuran Parameter SIPP Karhutla dilakukan agar penilaian saat pengambilan data oleh tim patroli bisa sama, sehingga data yang dihimpun bisa dijadikan rujukan dalam pengambilan keputusan oleh pimpinan,” jelas Imas.

Imas berharap aplikasi yang dibangun ini bisa membantu pekerjaan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan

Kepala Balai PPIKHL Priyanto juga menyampaikan harapan agar aplikasi SIPP karhutla yang sedang disosialisasikan akan membantu kegiatan patroli pencegahan berjalan lebih efektif dalam hal pelaporan.

“Harapan saya agar kawan-kawan yang hadir saat ini, nanti bisa menularkan kepada kawan lain yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan secara langsung serta MPA yang berada di daerah yang sulit dijangkau seperti Distrik Momiwaren di Kabupaten Manokwari Selatan,” harap Priyanto.

Sosialisasi SIPP Karhutla diikuti oleh tiga puluh peserta yang berasal dari Unit Pelaksanan Teknis (UPT) di wilayah Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Maluku dan Papua. UPT yang hadir meliputi Balai PPI Wilayah Maluku dan Papua, BPKH TL Wilayah XVII Manokwari, Balai Besar KSDA Papua Barat, dan Balai Besar TN Teluk Cenderawasih. Selain itu juga hadir secara online dari Balai TN Wasur, KPH di wilayah Papua Barat, dan MPA yang memiliki akses internet. Sosialisasi ini dilaksanakan secara hybrid dan akan dilakukan praktek penggunaan SIPP Karhutla oleh seluruh peserta.

Sumber: sipongi.menlhk.go.id

Share.