Kebun Sawit Lebih Terang Dengan Tenaga Surya (Solar Pannel/Safety and Eco Green)

PT. Avecode International menawarkan teknologi tenaga surya terbaru untuk aplikasi listrik di perumahan, penerangan jalan, taman, pabrikan terutama perkebunan kelapa sawit, dan lain – lain untuk penghematan biaya operasional dan pengurangan polusi lingkungan (Ramah Lingkungan) seperti sekarang diisukan Eropa, bahwa kebun kelapa sawit tidak ramah lingkungan. Teknologi ini salah satu solusi membuktikan memakai teknologi ramah lingkungan dengan panel surya.

Kebutuhan listrik penerangan jalan, taman, perumahan perkebunan dan perdesaan menjadi sangat penting bagi masyarakat. Salah satunya perkebunan kelapa sawit yang tidak mudah mendapatkan akses listrik. Terkadang, perusahaan menggunakan generator untuk menghasilkan listrik bagi penerangan jalan dan rumah. Yang menjadi persoalan, mereka akan menghabiskan biaya minyak solar sebagai penggerak generator dan biaya rutin perawatan.

“Kami punya teknologi terkini untuk membantu perusahaaan kelapa sawit yang memerlukan tenaga listrik bagi penerangan jalan dan perumahan karyawan. Di kebun itu kekurangan listrik termasuk di desa sekitarnya. Produk yang kami tawarkan sangat efektif dan tahan lama,” ujar  Lim Bun Tong, Manager PT. Avecode International.

PT. Avecode International menawarkan beberapa produk penerangan jalan seperti lampu, kontroller dan baterainya termasuk sistem listrik tenaga surya di rumah. Produk Penerangan Umum Jalan Tenaga Surya (PUJTS) yang ditawarkan antara lain CL-ECO-2040-2.1-20W, CL-30100-30W dan CL-60200-2.1-60W.

Produk  CL-ECO-2040-2.1-20W adalah lampu LED berkekuatan 20 Watt. Baterai yang digunakan adalah Lithium PO4 yang diaplikasikan bagi jalan umum, blok perumahan, dan taman umum. Solar Panel memakai Mono Silicon 60 WP. Lampu ini dapat bertahan selama 7 hari  dalam keadaan cuaca buruk seperti hujan dan mendung. Lampu ini mempunyai tipe controller yaitu digital intelligent (IC, microchip controller dan EPROM). Keistimewaannya menggunakan controller pintar  yang memakai microprocessor  dengan kemampuan terintegrasi semua kebutuhan pengelolaan energi sehingga pemborosan dapat dihindari melalui manajemen daya dan penggunaan komponen kualitas tinggi.

Adapun CL-30100-30W menggunakan Solar Panel Mono Silicon 100  WP.  Kekuatan lampu ini sebesar 30 watt. Baterai yang digunakan adalah lithium batteray.  Kemampuan lampu ini mencapai 12 hari apabila cuaca buruk terus terjadi seperti hujan dan mendung. Selain itu, terdapat pula teknologi controller pintar IP68 (Anti Air dan Debu).

Produk lainnya yaitu CL-60200-2.1-60W yang berkekuatan 60 watt. Lampu ini memakai solar pannel poly silicon 180 WP. Dengan tipe GEL batteray IP68 (Anti Air dan Debu). Kekuatan lampu ini dapat bertahan 21 hari dalam keadaan mendung atau hujan berturut-turut. Seperti produk Celesta lain, terdapat kontroller pintar penghematan optimal dan efisiensi energi.

Lim Bun Tong menuturkan produknya mampu membaca cahaya melalui teknologi kontroller pintar. Itu sebabnya, saat cuaca mendung atau gelap maka lampu langsung secara otomatis menyala. Artinya, produk Celesta tidak memakai sistem timing sehingga bisa dipasangkan di mana saja.

“Produk Celesta sudah dibuktikan dan diuji oleh tim BPPT (red- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). Mereka langsung berkunjung ke pabrik kami dan memberikan sertifikat produk kami. Produk ini juga bersertifikat TUV,” katanya.

Celesta telah digunakan sejumlah perkebunan kelapa sawit. Lim menuturkan perkebunan kelapa sawit seperti PGG Cargill, PT. IOI, PT. First Resources telah mengaplikasikan teknologi Celesta di kebun Kalimantan  Barat. Daerah lain yang memakai Celesta adalah Maluku, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Pulau Bintan, Tangerang Selatan, Sulawesi dan lain – lain. “Di kebun biasanya butuh lampu penerangan berkapasitas 30 watt sampai  60 watt,” ungkapnya.

Terkait aplikasi dan pemasangan, user tidak perlu pusing karena pihak distributor akan membantu pemasangan Produk Celesta. Saat ini, jumlah distributor Celesta tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.“Kami akan berkembang terus di Indonesia karena penggunaan tenaga surya dirasakan manfaatnya. Mulai dari penghematan energi sampai kepada mengurangi polusi udara (Ramah Lingkungan). Solar pannel ini mengurangi pemakaian BBM ( Red-Bahan Bakar Minyak ),” ujarnya.

Untuk perumahan, Celesta juga mempunyai teknologi Solar Home System. Lim menyebutkan pihaknya dapat menyediakan penerangan tenaga surya berkapasitas skala kecil dan besar (200 watt sampai 5.000 watt), bahkan lebih besar sesuai kebutuhannya. Teknologi kami juga dipakai perusahaan besar seperti PT. Panasonic Batam, PT. Philips Batam, Orchard Park Batam (Agung Podomoro) dan masih banyak lagi perusahaan besar yang telah memakai produk Celesta tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Harga yang ditawarkan perusahaan cukup bersaing. “Harga kami bersaing dengan bagus dan wajar. Kualitas terjamin dan garansi. Garansi solar pannel mencapai 10 tahun,” ujarnya.

William Polim, Direktur PT. Kharisma Asia Makmur, sebagai distributor Celesta di Kalimantan Barat, menjelaskan bahwa dirinya mulai menjadi distributor karena sebelumnya telah memakai produk Celesta. Hasilnya memang bagus dan sudah teruji. “Celesta memang awalnya tidak masuk kebun. Namun setelah saya ditunjuk untuk pegang distributor Kalimantan. Mulailah saya jajaki peluang di perkebunan sawit,” ujarnya.

Menurut William, produk ini sangat bagus dan berkualitas. Ini sudah terbukti selama 3 tahun lebih penggunaan sendiri. Saat ini, dirinya terus berupaya menawarkan produk  Celesta ke perusahaan dan perkebunan kelapa sawit lainnya di Kalimantan Barat.

Untuk infomasi lebih details dan lengkap silahkan hubungi Lim Bun Tong di HP/WA : 0811-77-2682 atau William Polim di HP/WA : 0813-5269-8789.

3 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like