Kebijakan Nasional dalam Industri Sawit Menuju Ekonomi Indonesia pada Urutan 10 Besar Dunia (Bagian II)

Kebijan pembangunan tersebut, sejalan dengan tujuan pembangunan nasional, dimana Indonesia merupakan negara agraris. Sebagai negara agraris, sektor pertanian adalah sektor utama yang diandalkan dalam pembangunan nasional. Dipandang dari segi sejarah dari masa lalu peranan (share) sektor pertanian dalam sebagian indikator ekonomi Indonesia digambarkan dengan peranannya dalam perolehan Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja dan perolehan hasil ekspor dan lain-lain.

Kesadaran terhadap peran tersebut menyebabkan sebagian besar masyarakat masih tetap memelihara kegiatan pertanian meskipun negara tersebut telah beralih negara industri. Sejalan denga visi pembangunan nasional yang telah menetapkan beberapa agenda strategis, antara lain: (1) Program strategis yang berhubungan dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pengentasan kemiskinan, (2) Program strategis yang berhubungan dengan peningkatan sumber daya manusia, (3) Program strategis yang berhubungan dengan pembangunan infrastuktur, (4) Program strategis lainnya yang menunjang pembangunan. Salah satu komoditas pertanian yang menjadi komoditas unggulan di Indonesia yaitu kelapa sawit.

Baca Juga :   Jangan Mau Diadu Domba; Perusahaan dan Petani Adalah Mitra

Kelapa sawit menyumbangkan devisa yang cukup besar, Indonesia adalah negara dengan luas areal kelapa sawit terbesar di dunia yaitu 34.18 persen dari areal kelapa sawit dunia (Indonesia investment). Masalah yang dikaji dalam penelitian ini, khusus membahas kontribusi perkebunan kelapa sawit terhadap pembangunan nasional, khususnya dimasa mendatang dengan melihat bagaimanakah kontribusi perkebunan kelapa sawit terhadap pendapatan nasional (PDB).

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like