Sebagai wujud apresiasi pada konsumen, Intaco Penta Group (INTA) serahkan beragam hadiah mulai dari Mobil (1 unit mobil Toyota Raize), Sepeda Motor (1 unit Honda PCX 150 cc), Handphone (1 buah Handphone Samsung S21) hingga voucher bernilai (Rp 3 – 30 juta), pada Kamis (31 Maret 2022). Acara ini adalah puncak dari acara Gebyar Akhir Tahun 2021.

CEO Intraco Penta Group (INTA), Petrus Halim mengutarakan acara Penyerahan Hadiah Gebyar Tahun adalah acara yang bertujuan untuk memberikan apresiasi pada konsumen yang sudah mempercayakan pada Intraco Penta untuk kegiatan produktivitas di bidang usahanya masing-masing.

“Ini adalah kepercayaan yang luar biasa dan perlu dijaga. Yang mempercayakan operasional dan investasinya pada alat-alat berat kami terutama merek LiuGong. Khususnya pada kesempatan ini, kami membagikan bebeberapa hadiah bagi konsumen yang beruntung,” ujarnya, saat memberikan sambutan.

Diketahui, Intaco Penta sudah hadir sejak 50 tahun untuk mendukung pelanggan yang bisnis di berbagai sektor usaha dari Tambang, Agribisnis, Konstruksi, Kehutanan dan industri lainnya. Untuk sektor Tambang, kami memiliki beragam alat berat untuk mendukung operasional supaya lebih produktif. Tak terkecuali, sektor perkebunan terutama perkebunan kelapa sawit yang saat ini menjadi industri yang berkembang dan berkontribusi besar pada perekonomian nasional.

“Untuk terus meningkat operasional dan produktivitas para konsumen yang berbisnis di sektor usahanya masing-masing. Kami hadirkan semua produk itu (alat-alat) berat untuk mendukung kegiatan konsumen yang loyal/setia,” tambah Petrus.

Akan lebih agresif dengan partner yang Agresif

Sementara itu, COO Intraco PentaGroup (INTA), Eddy Rodianto mengatakan pihaknya berharap apresiasi pada konsumen melalui acara Penyerahan Hadiah Gebyar Akhir Tahun. “Melalui acara ini menjadi titik awal di tahun 2022 untuk tumbuh dan berlari lebih kencang untuk meningkatkan penjualan yang lebih kuat pada bisnis alat berat ini,” ucapnya.

Dijelaskan Eddy, pihaknya merasa bersyukur memiliki tim dan partner yang luar biasa yaitu principle LiuGong. Pada 2020, hampir 7 – 8 bulan tidak bisa ketemu konsumen, penjualanmenurun. Kemudian, pada 2021 kami canangkan visi ‘Ayo Bangkit’, dengan visi ini kita tumbuh 5 x lipat untuk unit LiuGong walaupun dari basis yang kecil. Tapi kita tidak mau berhenti di situ, karena partner kita (liuGong) agresif. “Kita juga akan lebih agresif dengan mencanangkan untuk bisa tumbuh penjualannya hingga 10 – 30% dan tumbuh berlipat dengan bantuan dari LiuGong Machinery Indonesia (LMI),” tegasnya.

(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 126)

Share.