Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi Dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian XXXVIII)

Beberapa negara produsen sunflower oil (SFO) terbesar adalah Argentina, Ukraina, Rusia dan Uni Eropa. Sejak tahun 1972 hingga 1998, negara produsen terbesar adalah Argentina. Tahun 1999 peran Argentina digantikan oleh Uni Eropa, dimana peran produksi masing-masing adalah 29,5% dan 22,1%. Namun kemudian, Uni Eropa digantikan oleh Rusia, seiring dengan pertumbuhan produksi SFO Rusia, dengan pangsa rata-rata 20%. Kemudian, sejak 2010, Ukraina berhasil menempati urutan pertama dalam produksi SFO dunia,dengan pangsa rata-rata 27%, sedangkan Rusia, Uni Eropa dan Argentina masing-masing adalah 16,8%, 20,75% dan 12,5%.

Tahun 2013 total produksi SFO Ukraina telah mencapai 4,6 juta ton (29,3%), Rusia 3,8 juta ton (23,8%), Uni Eropa 2,9 juta ton (18,4%), Argentina 1,17 juta ton (7,34%), Turki 0,98 juta ton (5,76%), dan China 501.000 ton (3,14%), India 200.000 ton (1,38%) dan USA 172.000 (1,1%) dan 9,74 diproduksi oleh negara produsen lainnya (ROW).

Ekspor – Impor Minyak Nabati Global

Ekspor minyak Sawit (Palm Oil). Tahun 1964, total ekspor minyak sawit dunia 585.000 ton, dan pada tahun 2013 telah mencapai 42,8 juta ton. Negara eksportir utama CPO dunia adalah Malaysia dan Indonesia, dengan pangsa masing-masing 24,20% dan 21,54%. Hingga tahun 2008, Malaysia tetap mendominasi ekspor CPO dunia, dan sejak tahun 2009, pangsa ekspor CPO Indonesia telah melampaui ekspor CPO Malaysia, yakni 46,02% dan 44,64%. Tahun 2013, Indonesia dan Malaysia memiliki kontribusi rata-rata 90% dari total ekspor CPO dunia, dan sekitar 10% dipenuhi oleh negara eksportir lainnya, seperti Papua New Guinea 1,5%, Thailan 1,2%, Benin 0,9%, Guatemala 0,8%, Honduras 0,7%. Sedangkan 6,12% lainnya dipenuhi oleh sisa negara dunia (rest of the world).

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like