Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi Dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian XXXIII)

Tahun 2014, diperoleh gambaran umum bahwa konsumsi utama minyak nabati dunia adalah minyka sawit (41,4%), diikuti minyak kedele dengan proporsi 32,1%, sedangkan proporsi rapeseed oil dan sunflower oil masing-masing adalah 16,8% dan 10%. Data diatas mencerminkan adanya perubahan pola konsumsi minyak nabati dunia dari minyak kedele ke minyak sawit.

Perkembangan Produksi Minyak Nabati Utama Global Menurut Negara Produsen

Perkembangan Umum

Negara produsen minyak nabati utama dunia antara lain adalah Amerika Serikat (soybean oil, rapeseed oil dan sun flower oil), India (soybean oil, rapeseed oil dan sunflower oil), China (soybean oil, rapeseed oil dan sunflower oil), Uni Eropa (rapeseed oil dan sunflower oil), Indonesia (minyak sawit) dan Malaysia (minyak sawit).

Pangsa Produksi Minyak Nabati terhadap Total Produksi Minyak Nabati Dunia 1970-2013 (%)

  1970 1980 1990 2000 2010 2013
Indonesia 3,06 3,91 7,39 11,45 18,69 21,30
Malaysia 7,28 14,01 16,81 16,46 14,43 13,19
China 5,78 5,37 8,02 10,69 12,07 13,06
EU 0,00 0,00 0,00 9,27 9,37 8,49
USA 46,32 28,15 17,72 12,53 7,38 6,71
India 6,51 3,61 6,36 3,63 3,46 2,99
Total 68,95 55,05 56,30 64,03 65,41 65,75

Sumber: Oil World

Tahun 1970, Amerika Serikat merupakan negara produsen terbesar minyak nabati dunia dengan pangsa 46,32%, diikuti Malaysia sebesar 7,28%. Tahun 1980, seiring dengan perkembangan produksi minyak nabati di negara produsen lainnya, pangsa Amerika Serikat menurun menjadi 28,15%, sementara Malaysia naik menjadi 14,01%. Pada tahun 2000, pangsa Amerika Serikat semakin menurun, yakni 12,53%, dan kontribusi terbesar kedua adalah Malaysia (16,46%). Peran Indonesia semakin tinggi yakni 11,45%, dan posisi keempat adalah China dengan pangsa 10,69%. Pada tahun 2006, produksi minyak sawit Indonesia telah melampaui produksi minyak sawit Malaysia, dan pada tahun 2010, Indonesia merupakan produsen terbesar minyak sawit dengan pangsa 18,69%, dan tahun 2013, pangsa minyak sawit Indonesia telah mencapai 21,3%, diikuti Malaysia 13,19%, China 13,06%, Uni Eropa 8,49%, USA  6,71% dan India 2,99%.

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like