Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi Dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian LVII)

Tanaman menghasilkan kelapa sawit negara 55% berada diprovinsi Riau dan Sumatera Utara. Laju pertumbuhan TM secara nasional mencapai rata-rata 26% per tahun dalam periode 1990-2013. Pertumbuhan TM yang relatif tinggi berada di provinsi Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur. Sedangkan di daerah sentra-sentra tradisional perkebunan kelapa sawit seperti Riau dan Sumatera Utara pertumbuhan kebun negara sudah relatif kecil.

Perkembangan Produksi CPO

Penyebaran dan Kapasitas Produksi PKS

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sebagai bagian yang terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit mengikuti penyebaran perkebunan kelapa sawit tersebut. Dari 608 unit PKS dan dengan kapsitas produksi 34.280 ton TBS/jam, sebagian besar berada pada kedua pulau sawit tersebut.

Baca Juga :   Sejak 2015, Program B20 Hemat Devisa Rp 51,5 Triliun

Perkembangan Produksi CPO Menurut Penguasahaan dan Provinsi

Sentra utama produksi CPO dari perkebunan rakyat berbeda di Sumatera Utara, Riau dan Sumatera Selatan. Sekitar 60% produksi CPO rakyat di Indonesia berasal dari ketiga provinsi tersebut. Secara nasional laju pertumbuhan produksi CPO dari kebun sawit rakyat adalah sebesar 36% per tahun selama priode 1990-2013. Provinsi sentra tradisional produksi CPO seperti CPO seperti Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat masih bertumbuh relatif tinggi. Demikian juga provinsi-provinsi sentra baru produksi CPO seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Bila dibandingkan laju pertumbuhan produksi CPO rakyat tersebut dengan laju pertumbuhan area TM sawit rakyat (33%) berarti pertumbuhan produksi CPO kebun sawit rakyat juga disumbang oleh peningkatan produktivitas.

Baca Juga :   GAPKI: Tahun 2018, Produksi CPO Indonesia Ditargetkan 42 Juta Ton

Lima besar provinsi sentra produksi CPO dari perkebunan swasta berada di Sumatera Utara, Riau,  Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sekitar 55% produksi CPO swasta di Indonesia berasal dari lima provinsi tersebut. Secara nasional laju pertumbuhan produksi CPO dari kebun sawit swasta adalah sekitar 63% per tahun selama periode 1990-2013. Provinsi sentra tradisional produksi CPO seperti Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat masih bertumbuh relatif tinggi. Demikian juga provinsi-provinsi sentra baru produksi CPO seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur mengalami perubahan yang sangat cepat. Bila dibandingkan laju pertumbuhan produksi CPO swasta tersebut dengan laju pertumbuhan produksi CPO swasta tersebut dengan laju pertumbuhan areal TM sawit swasta (46%) berarti pertumbuhan produksi CPO kebun sawit swasta juga disumbang oleh peningkatan produktivitas.

Baca Juga :   Mutuagung Lestari Lebarkan Sayap ke Malaysia

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Read More

B-100 Menuju Ketahanan Energi

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Kementerian Pertanian RI berhasil mengembangkan biodiesel 100% atau B-100. Mengarahkan Indonesia berdaulat…