Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI Membangun Kemandirian Ekonomi Dan Pangan Secara Berkelanjutan (Bagian LII)

Penyedian benih kelapa sawit yang bermutu baik untuk penanaman ulang (replanting) kebun kelapa sawit yang telah ada mampu untuk kebutuhan perluasan baru , sangat pnting untuk menjamin kelanjutan agribisnis minyak sawit. Dengan luas areal perkebunan sawit Indonesia tahun 2013 sekitar 9,2 juta hektar, dan dengan asumsi umur produktif tanaman kelapa sawit 25 tahun, maka untuk menjamin kelanjutan rantai pasok minyak sawit memerlukan replanting 4% dari luas areal atau setara dengan 400 ribu hektar setiap tahun.

Perusahaan yang bergerak dalam pembenihan kelapa sawit di Indonesia dalam sepuluh tahun (sejak reformasi) mengalami peningkatan yang pesat. Bila pada masa orde baru, pembenihan kelapa sawit hanya satu perusahaan yakni Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), pada masa orde reformasi meningkat menjadi 11 unit perusahaan yang terbesar pada beberapa provinsi dengan kapasitas industri pembenihan kelapa sawit nasional sebesar 256 juta kecambah per tahun.

Baca Juga :   Anak Usaha ANJ Operasikan Pabrik Sawit Berkapasitas 90 Ton TBS/Jam

Kapasitas Produksi Benih Kelapa Sawit di Indonesia

No Produsen Kapasitas Produksi (Kecambah/Tahun)
1 PPKS Medan 50.000.000
2 PT. Socfin Indonesia 47.000.000
3 PT. London Sumatra , Tbk. 23.000.000
4 PT. Bina Sawit Makmur 30.000.000
5 PT. Dami Mas Sejahtera 24.000.000
6 PT. Tunggal Yunus Estate 14.000.000
7 PT. Tania Selatan 7.000.000
8 PT. Bakti Tani Nusantara 20.000.000
9 PT. Bakrie Sumatera Plantation, Tbk 22.000.000
10 PT. Sasaran Ehsan Mekarsari 4.000.000
11 PT. Sarana Inti Pratama 15.000.000
  Total 256.000.000

Sumber: Kementerian Pertanian RI (2010)

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like