Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian CLXXXVI)

Roadmap Pengembangan Industri Pembibitan Kelapa Sawit

Untuk memenuhi kebutuhan bibit unggul baik untuk replanting atau areal baru serta pencapaian produktivitas diperlukan bibit dengan produktivitas. Kebutuhan bibit kelapa sawit unggul untuk memenuhi kebutuhan replanting dan areal baru diproyeksikan meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2015 diperlukan 132,7 juta kecambah dan meningkat menjadi 150,3 juta kecambah tahun 2030, kemudian diperlukan 251,1 juta kecambah tahun 2050.

Kebutuhan Bibit dan Roadmap Kualitas Bibit Kelapa Sawit 2013-2050

Tahun Kebutuhan Bibit Protas Proven Bibit (ton CPO/Ha)
2013 118.278.200 4-5
2014 63.623.600 4-5
2015 132.738.720 4-5
2016 144.078.166 4-5
2017 165.031.484 5-6
2018 150.117.639 5-6
2019 117.647.574 5-6
2020 146.165.529 5-6
2025 151.915.329 6-8
2030 150.361.729 6-8
2035 217.063.329 8-9
2040 231.981.249 8-9
2045 245.408.058 8-9
2050 251.157.858 8-9

 

Selain  jumlah bibit yang diperlukan hal yang penting adalah produktivitas terbukti (proven) bibit yang dihasilkan diharapkan mengalami peningkatan dari periode ke periode. Pada saat ini bibt yang tersedia dari pembibitan kelapa sawit memiliki produktivitas (proven) antara 5-7 ton CPO per hektar. Mengingat diperlukan waktu yang relatif panjang (7-10 tahun) untuk menghasilkan varietas baru, maka diharapkan varietas bibit yang lebih unggul lagi yakni dengan produktivitas 8-9 ton CPO per hektar diproduksikan baru tersedia mulai 2030. Oleh karena itu, perlu segera disusun cetak biru maupun roadmap industri pembibitan kelapa sawit nasional mulai dari tingkat plasma nutfah, grandparents (pohon nenek), dan parents (pohon induk) sampai pada produksi kecmbah (bibit komersil). Bagaimana Industri pembibitan kelapa sawit dalam menghasilkan bibit yang makin unggul menentukan sejauh mana kemajuan produktivitas yang akan dicapai oleh industri perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like