Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian CLXXXV)

Proyeksi Kebutuhan CPO untuk Industri Hilir Domestik (ton)

Tahun Minyak Goreng Margarine Oleokima/Detergen Biodiesel Total
2013 18.808.940 723.000 1.600.000 3.084.143 24.216.083
2104 19.101.449 751.590 1.656.000 3.800.000 25.309.039
2015 19.400.016 781.383 1.713.960 5.762.000 27.657.359
2016 19.704.796 812.431 1.773.949 10.356.000 32.647.176
2017 20.015.946 844.792 1.836.037 10.690.000 33.386.775
2018 20.333.631 878.523 1.900.298 11.022.000 34.134.452
2019 20.658.019 913.685 1.966.809 11.356.000 34.894.512
2020 20.989.282 950.342 2.035.647 11.688.000 35.663.271
2025 22.523.374 1.107.778 2.339.024 28.909.708 54.879.884
2030 24.080.352 1.270.019 2.650.017 37.587.000 65.587.388
2035 25.637.331 1.432.260 2.961.009 42.134.333 72.164.933
2040 27.194.309 1.594.501 3.272.002 46.681.667 78.742.479
2045 28.751.288 1.756.742 3.582.994 51.229.000 85.320.024
2050 30.308.267 1.918.983 3.893.987 55.776.333 91.897.569

 

Secara keseluruhan penyerapan CPO untuk kebutuhan domestik meningkat dari 24 juta ton tahun 2013 menjadi 35 juta ton tahun 2020 dan menjadi 91 juta ton tahun 2050. Penyerapan CPO domestik terbesar adalah untuk biodiesel, yakni sekitar 12 persen per tahun 2013 menjadi 32 persen tahun 2020 dan 60 persen tahun 2050 dari total kebutuhan CPO domestik Indonesia.

Roadmap Produksi CPO Menuju 2050

Untuk memenuhi kebutuhan CPO domestik yang diproyeksikan meningkat dari tahun ke tahun diperlukan peningkatan produksi CPO. Peningkatan produksi CPO  dapat dilakukan melalui perluasan areal maupun peningkatan produktivitas. Dalam periode 2015-2050 peningkatan produktivitas menjadi sumber pertumbuhan penting bagi industri minyak sawit. Oleh karena itu pengembangan industri pembibitan kelapa sawit menjadi sangat penting untuk mendukung peningkatan produktivitas tersebut.

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like