Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian CLII)

Greig-Gran (2008) menemukan bahan pendapatan petani sawit plasma mencapai $ 2100/ha, Sementarapetani sawit mandiri dengan produktivitas rendah mencapai $ 2340/ha. Sedangkan Stern Review (World Growth, 2011)menemukan pendapatan petani sawit tahun 2007 mencapai $ 960-3340/ha.

Pertumbuhan Asset Petani Sawit

Pertumbuhan asset petani sawit yang demikian menunjukan bahwa kapasitas ekonomi petani sawit dalam menghasilkan pendapatan makin meningkat. Selain itu, mengingat aset petani time-nya sampai 25 tahun, berarti kesinambungan pendapatan petani dan keluarganya akan terjamin (sustainable).

Dengan perkataan lain, pendapatan petani sawit bukan hanya relatif besar dan meningkat tetapi juga berkelanjutan (sustainable). Dengan pendapatan yang sustainable tersebut keluarga petani dapat meningkat kesejahteraannya termasuk jaminan kesejahteraan keturunannya dan masa tua petani yang lebih berkualitas.

Pendapatan Rumah Tangga Petani Sawit Lebih Tinggi dari Petani Non Sawit

Jika dibandingkan pendapatan rumah tangga petani sawit dengan rumah tangga petani non sawit secara umum pendapatan petani sawit lebih tinggi dari pendapatan petani non sawit. Pendapatan petani sawit yang lebih tinggi dari pada petani non sawit juga ditemukan Stern Review (World Growth, 2011) yakni petani sawit ($ 960-3340/ha), petani karet ($ 72/ha), petani padi ($ 28/ha), petani ubi kayu ($ 19/ha) dan petani kayu ($ 1099/ha).

Sumber : GAPKI

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like