Industri Minyak Sawit Indonesia Menuju 100 Tahun NKRI (Bagian CCI)

Kebijakan Infrastruktur dan Pelabuhan

Uraian Masalah/Argumentasi

Secara umum, ketersediaan dan kualitas infrastruktur di Indonesia masih dibawah negara tetanga (Singapura, Malaysia, Thailan, China) Kecuali India. Infrastuktur jalan dan pelabuhan laut di Indonesia masih relative rendah.

Perbandingan Indeks Ketersediaan dan Kualitas Infrastuktur Indonesia Dibandingkan Negara Lain pada Tahun 2013

Infrastuktur Indonesia Singapura Malaysia Thailand China India
Jalan 3,7 6,2 5,4 4,9 4,5 3,6
Kereta Api 3,5 5,6 4,8 2,6 4,7 4,8
Transportasi Udara 4,5 6,8 5,8 5,5 4,5 4,8
Pelabuhan Laut 3,9 6,8 5,4 4,5 4,5 4,2
Listrik 4,3 6,7 5,8 5,2 5,1 3,2
Skor Rataan 4 6,4 5,5 4,5 4,3 3,9

Sumber: Global Competetive Index, 2013 (skor tertinggi 7,0)

Untuk kebutuhan industri minyak sawit Indonesia kedepan infrastuktur jalan (jalan desa, jalan kecamatan, jalan kabupaten jalan provinsi dan jalan menuju pelabuhan) serta pelabuhan dan tangki timbunan CPO memegang peranan penting baik untuk menjamin aliran input ke perkebunan kelapa sawit di seluruh pelosok maupun untuk mengangkut CPO dari kebun ke PKS serta pengangkutan CPO ke pelabuhan untuk distribusikan ke sentra konsumen domestik dan internasional.

Sumber : GAPKI

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like