Kelapa sawit merupakan tanaman minyak nabati yang paling tinggi menghasilkan minyak setiap hektar. Produktivitas minyak per hektar kelapa sawit mampu menghasilkan sekitar 4,5 ton minyak. Soybean oil, rapeseed oil, sunflower oil dan lainnya hanya mampu menghasilkan minyak sekitar 10-15 persen dari produksi  minyak kelapa sawit. Dengan perkataan lain untuk menghasilkan minyak, tanaman yang paling efisien dan efektif adalah kelapa sawit.

Selain unggul dalam produktivitas minyak, minyak sawit juga mengandung vitamin yang jauh lebih tinggi dari pada kandungan vitamin E minyak nabati lain. Vitamin E sangat penting bagi kesehatan maupun daya tahan tubuh. Kandungan vitamin E pada minyak sawit merupakan zat penting dalam diet, yang berfungsi sebagai antioksidan alamiah/menangkap radikal bebas, anti kanker, anti proses penuaan dini, anti pernyakit generatif seperti atherosclerosis dan kanker (Haryadi, 2010).

Selain memiliki kandungan vitamin E yang tinggi, minyak sawit juga memiliki kandungan karoenoid (pro vitamin A) yang sangat tinggi dibandingkan dengan sumber karotenoid yang lain. Karotenoid ini berfungsi ganda di dalam tubuh, yakni sebagai antioksidan dan sumber vitamin A (Haryadi, 2010).

Sumber: PASPI

Share.