Edisi 51 Januari 2015

Melawan Teror

Salam Sawit Indonesia,
Ledakan bom di kawasan perbelanjaan Sarinah pada awal bulan Januari 2016 mengejutkan masyarakat. Walaupun ancaman pemboman telah diketahui pemerintah semenjak dua bulan nyatanya tindakan teror benar terjadi. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan 23 korban terluka. Presiden Joko Widodo dengan tegas menyatakan “Kita tidak boleh takut dan kalah oleh aksi teror”. Langkah cepat diambil pemerinta yang segera mengendalikan situasi Jakarta. Yang menarik, sikap masyarakat juga mengeluarkan pernyataan untuk melawan berbagai macam bentuk teror.

Teror tidak hanya di level keamanan. Tetapi juga terjadi di sektor perekonomian nasional. Beberapa waktu lalu, Asmar Arsjad, Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, mengeluhkan rencana sekelompok masyarakat yang ingin meningkatkan jumlah kumbang tanduk di Sumatra Utara. Alasannya, kumbang tanduk ini digunakan untuk mematikan tanaman sawit yang berada di lahan ilegal. Tindakan ini termasuk teror kepada petani yang menggantungkan hidupnya dari penjualan buah sawit. Dapat dibayangkan, dampak buruk penyebaran kumbang tanduk sebagai penyebab rendahnya produktivitas bahkan mematikan tanaman. 

Baca Juga :   Optimis Di Tahun Ayam Api

Disinilah, pemerintah harus bersikap tegas untuk menindak setiap kelompok masyarakat atau organisasi masyarakat yang ingin mengganggu stabilitas negara. Edisi Desember 2015, Luhut Panjaitan, Menko Politik, Hukum, dan Keamanan, dalam Majalah SAWIT INDONSIA menegaskan NGO penganggu stabilitas negara bisa dibubarkan bahkan diusir pemerintah. Untuk itu, pemerintah akan mengawasi secara ketat sepak terjang NGO di Indonesia.

Edisi Januari 2016, Rubrik Sajian Utama mengulas strategi PT Agro Jaya Perdana dalam memasarkan produk turunan CPKO. Perusahaan yang berdiri pada 1987 ini telah mengekspor produknya di sejumlah negara antara lain Brazil, Argentina, Belanda, German, Irlandia, Polandia,Finlandia, Turki, India, Pakistan, Thailand, Vietnam, Korea, Tiongkok dan Malaysia. Bagi perusahaan, kualitas produk menjadi prioritas utama bersaing di pasar global. 

Baca Juga :   Industri Sawit Dukung Asian Games

Pembaca, kami ucapkan Selamat Menjalani Tahun Baru 2016. Semoga tahun ini menjadi tahun penuh keberkahan dan kebahagian untuk kita semua. Selamat Membaca.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Edisi 45 Juli 2015

Saatnya Badan Pengelola CPO Fund Bekerja Salam Sawit Indonesia, Pelaku sawit menanti kinerja Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit…

Edisi 29 Maret 2014

Dari Socfindo KITA Belajar Salam Sawit Indonesia, Adrien Hallet, pendiri Societe Financiere des Caouchoucs Medan Societe Anonyme atau…

Edisi 06 Maret 2012

Menuju Sawit Berkelanjutan, Sudah menjadi  keniscayaan sekarang ini bahwa  pengembangan perkebunan kelapa sawit  sudah semestinya berlandaskan keberlanjutan (sustainable).…

Edisi 07 Mei 2014

Makin Dikenal, Salam Sawit Indonesia!, Tak Kenal Maka Tak Sayang, pepatah ini sangat cocok dengan Majalah Sawit Indonesia…