Edisi 10 Agustus 2012

EVALUASI KINERJA, Salam Sawit Indonesia, Bagi umat muslim, bulan ramadhan  menjadi bulan instropeksi dan evaluasi  untuk hubungan vertikal dengan Sang Pencipta ataupun hubungan horizontal dengan sesama manusia. Selain  itu, bulan ini dapat  digunakan untuk mengukur sejauh mana tindakan dan perbuatan yang kita lakukan dalam segala  aspek terutama  pekerjaan dan kinerja. Ibarat perusahaan, periode pertengahan tahun atau lazim disebut semester pertama merupakan cerminan untuk menilai  pencapaian target yang dipatok semenjak awal tahun. 

Apabila realisasi target semester pertama masih jauh di bawah harapan, tentu saja perlu diambil strategi cepat supaya target dapat tercapai pada akhir tahun. Evaluasi memang tidak dapat dikesampingkan begitu saja  dalam setiap tindakan dan langkah setiap individu karena menjadi faktor penentu keberhasilan dari setiap target yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :   Edisi 48 Oktober 2015

Pada edisi Agustus, Rubrik Sajian Utama mengulas pengembangan teknologi boiler yang dipergunakan di pabrik kelapa sawit. Ada  dua produsen boiler yang kami ulas yakni PT Super Andalas Steel dan PT Maxitherm Boilers Indonesia. Kedua perusahaan sudah dikenal sebagai  fabrikator boiler yang masing-masing memiliki keunggulan  tersendiri. Nanti, pabrik kelapa sawit sebagai pengguna yang menentukan  boiler mana yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhannya. 

Untuk rubrik Hot Issue, kami mengulas kebijakan proteksi India yang memberlakukan tarif pajak impor tinggi terhadap produk hilir sawit. Langkah  ini diambil sebagai reaksi  dari regulasi pemerintah Indonesia yang memberikan insentif kepada produk turunan sawit berupa pajak ekspor rendah, dibandingkan minyak sawit mentah (CPO). Pemerintah India khawatir serbuan produk hilir sawit Indonesia akanberdampak negatif kepada kegiatan produksi  refineri lokal.

Baca Juga :   Cover Majalah Sawit Indonesia, Edisi 104, 15 Juni - 15 Juli 2020

Rubrik Tata Kelola di edisi ini mengangkat perjuangan kelompok petani dari Desa Dosan, Riau, yang mengembangkan lahan sawit secara mandiri. Walaupun minim pengetahuan tentang budidaya sawit tetapi produksi buah sawit yang dihasilkan  tidak mengecewakan. Keistimewaan lain, pola budidaya  yang dilakukan sudah mengarah kepada kepedulian lingkungan  dan sosial. Tentu saja, kelompok petani Desa Dosan dapat menjadi  contoh positif kepada petani lain. 

Ada baiknya, pembaca SAWIT INDONESIA meluangkan waktu  untuk  menikmati  beragam informasi yang dikemas dalam berbagai rubrik. Setidaknya, terdapat wawasan atau pengetahuan baru yang akan memperkaya  cakrawala berpikir kita. Selamat Membaca !

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Edisi 08 Juni 2012

Salam Sawit Indonesia!, Sudah menjadi keniscayaan, manusia tidak dapat hidup sendiri di muka bumi sehingga  perlu dibangun hubungan…

Edisi 54 April 2015

Kenapa Harus Moratorium? Salam Sawit Indonesia,Kenapa kelapa sawit sampai harus dimoratorium? Niatan Joko Widodo, Presiden RI, untuk menjalankan…
Read More

Petani Siap ISPO

Salam Sawit Indonesia, Petani sawit yang menjadi bagian dari industri sawit berhadapan dengan tuntutan global. Isu sustainability merupakan…