Direktur PKHL Kunjungi Banjir Sintang

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) Basar Manullang mengunjungi lokasi banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dan sekitarnya yang sudah terjadi selama hampir satu bulan terakhir (22/11/21). Kunjungan di Posko Gabungan Siaga Banjir Kabupaten Sintang yang Manggala Agni turut aktif di dalamnya ini dilaksanakan untuk memompa semangat kawan-kawan yang berjuang membantu korban banjir.

Sejak awal terjadi banjir, Basar Manullang telah memerintahkan Daops Manggala Agni Kalimantan XI/Sintang dan Pondok Kerja Manggala Agni Sanggau untuk segera bergabung dengan Posko Gabungan Siaga Banjir Kabupaten Sintang dan menyalurkan bantuan pada masyarakat yang membutuhkan.

“Banjir ini disebabkan lantaran ada kerusakan di bagian hulu pada area penangkapan hujan yang terjadi sejak berpuluh-puluh tahun lalu sehingga menyebabkan volume air di Sungai Kapuas luber sehingga menenggelami wilayah di sekitarnya,” jelas Basar Manullang.

Selain mengunjungi Posko Gabungan Siaga Banjir Kabupaten Sintang, Basar Manullang juga melakukan kunjungan ke Pondok Kerja Manggala Agni Sanggau untuk memberikan pengarahan kepada Manggala Agni agar dalam kondisi banjir seperti sekarang ini bisa membantu warga yang terdampak banjir.

“Manggala Agni harus tetap bersemangat dan selalu menjaga kesehatan jangan sampai kondisi fisik turun lalu sakit,” harap Basar Manullang.

Basar Manullang juga berpesan agar Manggala Agni selalu membantu kejadian bencana, selalu bekerja tim jangan bekerja sendiri. Selain menjaga hutan dan lahan dari karhutla, Manggala Agni juga sering membantu meringankan masyarakat yang terkena bencana seperti kebakaran rumah, banjir, dan tanah longsor. Manggala Agni juga selalu bargabung dengan para pihak yang tergabung dalam satgas daerah untuk mengatasi bencana yang sedang terjadi.

“Kita punya peralatan yang bisa digunakan untuk membantu meringankan bencana seperti pompa pemadam dan tanki air, peralatan ini bisa digunakan untuk membersihkan fasilitas umum seperti jalan, masjid, gereja, dan perkantoran setelah terjadi banjir,” jelas Basar.

“Semoga banjir di wilayah Sintang dan sekitarnya segera surut, dan kita bersama bisa segera berbenah untuk mengantisipasi bencana banjir agar tidak terjadi kembali,” harap Basar.

Sumber: sipongi.menlhk.go.id

No tags for this post.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like