• Beranda
  • Rubrik
    • Analisis
    • Artikel
    • Berita Terbaru
    • Edisi Terbaru
    • Event
    • Hama Penyakit
    • Hot Issue
    • Inovasi
    • Kinerja
    • Oase
    • Palm Oil Good
    • Pojok Koperasi
    • Profil Produk
    • Sajian Utama
    • Seremoni
    • Sosok
    • Tata Kelola
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sawit Indonesia Award
Facebook Twitter Instagram
Sabtu, 19 September 2026
Trending
  • Bukan Tambah Lahan, Ini Jurus Rahasia Malaysia Lipatgandakan Produksi CPO
  • Jaga Pasokan B50 Tanpa Babat Hutan: PTPN IV PalmCo Genjot Akselerasi PSR dan Kemitraan Sawit Rakyat
  • GAPKI: B50 Bisa Dijalankan, Tapi Ekspor Sawit Terpangkas 5 Juta Ton
  • Kesuksesan B50, Pemerintah Resmi Siapkan Peta Jalan Bioetanol E50
  • Bukan Cuma B50! Indonesia Bersiap Lahirkan Bensin E50 dan Badan Usaha Khusus Migas
  • G20 Amerika Serikat: Indonesia Suarakan Hak Berdaulat Transisi Energi dan Keunggulan B50
  • Belajar dari Kesuksesan B50, Prabowo Perintahkan Percepatan E20 dan E50 demi Lepas dari Impor BBM
  • Gebrakan Swasembada Energi: Presiden Prabowo Dorong B50, E50, PLTS 100 GWp, hingga Rencana PLTN
Facebook Instagram Twitter YouTube
Kantor Berita SawitKantor Berita Sawit
  • Beranda
  • Rubrik
    • Analisis
    • Artikel
    • Berita Terbaru
    • Edisi Terbaru
    • Event
    • Hama Penyakit
    • Hot Issue
    • Inovasi
    • Kinerja
    • Oase
    • Palm Oil Good
    • Pojok Koperasi
    • Profil Produk
    • Sajian Utama
    • Seremoni
    • Sosok
    • Tata Kelola
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sawit Indonesia Award
Kantor Berita SawitKantor Berita Sawit
Home » Cegah Kenaikan Kasus dan Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Terus Monitor Perkembangan di Dalam dan Luar Negeri
Berita Terbaru

Cegah Kenaikan Kasus dan Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Terus Monitor Perkembangan di Dalam dan Luar Negeri

By Redaksi Sawit Indonesia17 November 20216 Mins Read
WhatsApp Facebook Twitter Telegram LinkedIn Pinterest Email
Cegah Kenaikan Kasus
Cegah Kenaikan Kasus
Share
WhatsApp Facebook Twitter Telegram LinkedIn Pinterest Email

Perkembangan Kondisi Luar Jawa-Bali

Dilihat dari jumlah Kasus Aktif di Luar Jawa-Bali, per 14 November 2021 sebesar 4.339 kasus atau 0,31% dari total kasus, atau sudah menurun -98,0% dari puncaknya di 6 Agustus 2021. Kasus Konfirmasi Harian rata-rata 7 hari (7DMA) per 14 November 2021 sebesar 135 kasus, dengan tren penurunan sebanyak 117 kasus.

Kasus kematian (CFR) per 14 November 2021 berjumlah 7 kasus dengan total 43.522 kematian (CFR 3,12%). Tingkat kesembuhan (RR) harian per 14 November bertambah 191 orang dengan total 1.345.623 orang (RR 96,57%). “Tren penurunan cukup konsisten untuk Kasus Konfirmasi Harian dan jumlah Kasus Aktif di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali,” imbuh Menko Airlangga.

Baca juga:   Cegah Ketimpangan Lahan, DPR Dorong Pembatasan Penguasaan Perkebunan Sawit dalam RUU Reforma Agraria

Proporsi Kasus Konfirmasi Harian dari Luar Jawa-Bali terhadap tambahan kasus nasional per 14 November 2021 adalah sebesar 39,8% (135 dari 339 kasus baru), dan jumlah ini mulai menurun di bawah proporsi Jawa-Bali sejak akhir Oktober 2021. Per 14 November 2021, Kasus Aktif di luar Jawa-Bali adalah sebesar 48,1% dari total Kasus Aktif nasional (4.339 dari 9.018 kasus aktif).

Untuk di Luar Jawa-Bali, jumlah kasus yang sembuh (RR), kasus kematian (CFR), dan penurunan jumlah total kasus aktif total, adalah sbb:

  • Sumatera: RR = 96,17% dan CFR = 3,58%, dengan penurunan (jumlah total kasus aktif) -98,34%
  • Nusa Tenggara: RR = 97,47% dan CFR = 2,35% dengan penurunan -98,72%
  • Kalimantan: RR = 96,75% dan CFR = 3,17% dengan penurunan -99,39%
  • Sulawesi: RR = 97,20% dan CFR = 2,63% dengan penurunan -98,83%
  • Maluku dan Papua: RR = 95,97% dan CFR = 1,75% dengan penurunan -89,81%
Baca juga:   Kemitraan Sawit Berbuah Manis: KUD Sadar Sejahtera dan Sinar Mas Agribusiness and Food Mantap Jalankan Peremajaan 1.797 Hektare Lahan

Mengenai Level Asesmen per 13 November 2021, dari 27 Provinsi di Luar Jawa-Bali tercatat bahwa seluruh provinsi berada pada Level Transmisi Komunitas tingkat 1, namun kondisi berbeda terjadi pada sisi Kapasitas Respon. Level Asesmen Situasi Pandemi: tidak ada Provinsi di Level 4 dan 3; sebanyak 25 Provinsi berada di Level 2 (karena kapasitas respon “Sedang” atau “Terbatas”); serta 2 Provinsi yang berada di Level 1 dengan kapasitas respon memadai (Provinsi Kep. Riau dan Nusa Tenggara Barat). Dari sisi capaian vaksinasi, hanya 1 Provinsi dengan tingkat Vaksinasi Dosis-1 pada Level “Memadai” (>70%), yaitu Kep. Riau (91,88%), 11 Provinsi di Level Sedang (50-70%), dan 15 Provinsi pada Level Terbatas (<50%).

Baca juga:   Pasokan Terancam El Nino, Fluktuasi Harga CPO Jadi Tantangan Mandatori Biodiesel

“Level Asesmen pada tingkat Kabupaten/Kota, tidak ada yang masuk di Level 4, namun masih ada 5 Kabupaten/ Kota di Level 3, yaitu Tana Tidung, Gayo Lues, Sorong, Kota Subulussalam, dan Teluk Bintuni. Sebanyak 207 Kabupaten/ Kota di Level 2, dan terjadi peningkatan Kabupaten/ Kota di Level 1 yaitu sebanyak 174 Kabupaten/ Kota,” jelas Menko Airlangga.

1 2 3
Share. WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email Telegram
Previous ArticleBelum Jelas ‘Output-nya’, Program ‘Food Estate’ Perlu Dievaluasi
Next Article Gubri: Pemprov Riau Komitmen Bangun Perkebunan Berkelanjutan di Riau

Berita Terkait

Bukan Tambah Lahan, Ini Jurus Rahasia Malaysia Lipatgandakan Produksi CPO

Berita Terbaru

Jaga Pasokan B50 Tanpa Babat Hutan: PTPN IV PalmCo Genjot Akselerasi PSR dan Kemitraan Sawit Rakyat

Berita Terbaru

GAPKI: B50 Bisa Dijalankan, Tapi Ekspor Sawit Terpangkas 5 Juta Ton

Berita Terbaru

Kesuksesan B50, Pemerintah Resmi Siapkan Peta Jalan Bioetanol E50

Berita Terbaru

Bukan Cuma B50! Indonesia Bersiap Lahirkan Bensin E50 dan Badan Usaha Khusus Migas

Berita Terbaru

G20 Amerika Serikat: Indonesia Suarakan Hak Berdaulat Transisi Energi dan Keunggulan B50

Berita Terbaru

Belajar dari Kesuksesan B50, Prabowo Perintahkan Percepatan E20 dan E50 demi Lepas dari Impor BBM

Berita Terbaru

Gebrakan Swasembada Energi: Presiden Prabowo Dorong B50, E50, PLTS 100 GWp, hingga Rencana PLTN

Berita Terbaru

Susul Keberhasilan B50, Pemerintah Resmi Garap Bioetanol E50 demi Ketahanan Energi

Berita Terbaru

Comments are closed.

Edisi Terbaru
Hadiri SIEXPO 2026!
Sawit Indonesia Podcast
https://www.youtube.com/watch?v=Pq5rD3QHEJE
Harga TBS Terbaru

Periode: 13-19 September 2026

Provinsi RiauRp3.900,00/kg

Catatan:

  • Umur tanaman 10-20 tahun.
  • Periode waktu terbatas sesuai rapat Tim Penetapan Harga TBS.

Jaringan Mitra
KOBELCO SK70 - Power meets efficiency
OWL - Plantation System. The best and proven ERP for Palm Oil Plantation.
meroke
socfindo left banner
Wareh Kupie Pekanbaru

Penerbit
PT Multi Sarana Media

Alamat Redaksi
KO Green Lake View Depok I/ 23
RT 004 RW 22, Sukatani, Tapos
Kota Depok, Jawa Barat - 16453

Telp/Fax: 021–38748025
Hotline/Whatsapp: 0815 1951 4249, 0812 8762 8700

Rubrik Majalah
  • Palm Oil Good
  • Oase
  • Sajian Utama
  • Hot Issue
  • Sosok
  • Analisis
  • Inovasi
Rubrik Majalah
  • Profil Produk
  • Seremoni
  • Kinerja
  • Pojok Koperasi
  • Artikel
  • Tata Kelola
YouTube Instagram Facebook Twitter RSS
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

Hak cipta © 2026 PT Multi Sarana Media. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Dikembangkan oleh Majalah Sawit Indonesia Development Tim.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.