Bantu Masyarakat Jambi, Sinar Mas Donasikan 18 Ton Gas Oksigen

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Sebagai bentuk dukungan dalam pemenuhan kebutuhan gas oksigen medis untuk penanganan pasien Covid-19, Sinar Mas Agribusiness and Food mendonasikan gas oksigen kepada Pemerintah Provinsi Jambi. Secara simbolis donasi ISO tank berisi oksigen cair dengan kapasitas sebesar 18 ton diserahkan kepada Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S. Sos, MH dan Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan dalam waktu yang berbeda.

CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Jambi, Susanto Yap mengatakan pihaknya berharap donasi oksigen cair dapat menjaga ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 di Jambi. “Sehingga angka kesembuhan pasien dapat terus meningkat, dan angka kematian terus menurun,’’ ujarnya, saat penyerahan Donasi Oksigen Cair, pada Senin (9 Agustus 2021).

Upaya yang dilakukan Sinar Mas Agribusiness and Food sejalan dengan himbauan dari pemerintah pusat khususnya Kementerian Perindustrian agar sektor industri memberikan dukungan dalam pemenuhan gas oksigen medis untuk penanangan pasien Covid-19. Sektor industri dapat memberikan kontribusi yang besar dalam penanggulangan Covid-19 pada situasi saat ini.

Tercatat di Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jambi, kasus harian COVID-19 di Jambi mengalami penambahan 103 orang perhari dengan total jumlah penderita sebanyak 1.764 orang. Angka kesembuhan di Jambi mencapai 157 orang perhari dengan total angka kesembuhan mencapai 5.141 orang.

“Ketersediaan oksigen di Jambi dengan adanya bantuan ini masih bisa mencukupi sampai dengan 7 hari kedepan, sehingga Jambi memiliki ketersediaan oksigen yang aman,” kata, Brigjen Pol Yudawan, Wakil Kepala Polda Jambi.

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin menyampaikan, donasi dari berbagai pilar bisnis Sinar Mas ini adalah bagian dari solidaritas sektor usaha dalam memerangi pandemi Covid-19. “Khususnya di wilayah sekitar area perusahaan beroperasi,” pungkasnya.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Read More

Sawit Minim Pupuk Kimia

Kegiatan pertanian pada umumnya menggunakan pupuk kimia seperti pupuk nitrogen, fosfor dan kalium, serta mengunakan pestisida. Data FAO…